SINGAPURA (Kepri.co.id) – Edisi ke-22 Dialog Shangri-La, konferensi tingkat tinggi (KTT) pertahanan dan keamanan terkemuka di Asia, resmi dibuka pada Jumat (30/5/2025) di Singapura di tengah ketegangan geopolitik.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Singapura. (XHTV)
Dialog tahun ini menarik kehadiran perwakilan dari 47 negara, termasuk 40 delegasi setingkat menteri, 20 delegasi setingkat panglima angkatan bersenjata, lebih dari 20 pejabat pertahanan senior, serta akademisi terkemuka, demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Singapura.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyampaikan pidato pembuka pada Jumat (30/5/2025) malam waktu setempat. Dalam kesempatan itu, dia menempatkan Prancis dan Eropa sebagai penyokong kerja sama internasional dan perdagangan berbasis aturan.
Sejumlah analis mengatakan, topik utama kemungkinan meliputi kerja sama regional, kebijakan keamanan Amerika Serikat (AS), dan konflik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.
Implikasi dari tarif AS yang meluas kemungkinan juga akan menarik perhatian, karena para pejabat akan menggunakan platform ini untuk meyakinkan para mitra dan menavigasi lanskap keamanan yang semakin multipolar.
Dialog Shangri-La 2025 berlangsung dari Jumat hingga Minggu (1/6/2025). (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
China Dorong Kerja Sama Keamanan Dalam Dialog Shangri-La
Asia Tetap Jadi Mesin Pertumbuhan Utama bagi Perekonomian Global
Persatuan ASEAN-China Jadi Pertahanan Terbaik Asia dalam Hadapi Perang Dagang
Peluang Apa yang Menanti Indonesia dengan Bergabung Dalam BRICS?
Daftar Agenda Ekonomi China untuk 2025







