Menara Eiffel Ditutup di Tengah Aksi Unjuk Rasa dan Mogok Kerja Nasional di Prancis

Menara Eiffel Ditutup di Tengah Aksi Unjuk Rasa dan Mogok Kerja Nasional di Prancis
Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2026 ini, menunjukkan tepian Sungai Seine yang tergenang banjir dengan Menara Eiffel di belakangnya di Paris, Prancis. (F. Xinhua/Wu Huiwo)

PARIS, Kepri.co.id Xinhua – Menara Eiffel ditutup bagi pengunjung pada Kamis (5/11/2026), akibat aksi mogok kerja nasional di Prancis, sementara aksi unjuk rasa juga berlangsung di berbagai wilayah negara itu.

“Akibat aksi mogok kerja nasional, Menara Eiffel ditutup hari ini,” demikian pengumuman di situs web resmi landmark tersebut.

Hingga pukul 13.00 waktu setempat (atau pukul 19.00 WIB), dilaporkan 270.000 pengunjuk rasa berpartisipasi dalam 180 aksi unjuk rasa di seluruh Prancis, kecuali Paris, menurut laporan saluran televisi Prancis BFM TV, mengutip sumber-sumber yang dekat dengan menteri dalam negeri negara itu.

Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Pendidikan Nasional Prancis, sebanyak 15,81 persen guru melakukan aksi mogok kerja pada Kamis (5/11/2026), lapor BFM TV. Sementara itu, hampir 33 persen lembaga pendidikan tinggi terganggu oleh gerakan tersebut hingga tengah hari, yang memengaruhi 60 dari 184 lembaga di negara itu.

Orang-orang berkumpul di Place de la Republique dalam sebuah aksi unjuk rasa di Paris, Prancis, pada 17 Oktober 2026. (F. Xinhua/Wu Huiwo)

Hampir 10 persen karyawan di layanan sipil negara Prancis, ikut serta dalam aksi mogok kerja terkait gaji dan daya beli pada Kamis (5/11/2026) itu, menurut data yang dirilis oleh Kementerian Aksi dan Akun Publik Prancis. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Amarah Akibat Tingginya Biaya Hidup Picu Aksi Protes di Berbagai Negara Eropa di Tengah kian Dalam Tekanan Sosial dan Ekonomi

Aksi Mogok Umum Lumpuhkan Italia di Tengah Unjuk Rasa Pro-Gaza