Venezuela Umumkan Kesepakatan Minyak dengan AS

Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez menyampaikan laporan tahunannya kepada badan legislatif atas nama badan administratif di Caracas, Venezuela, pada 15 Januari 2026. (F. Xinhua/Marco Salgado)

CARACAS (Kepri.co.id – Xinhua)Venezuela pada Jumat (28/8/2026) mengumumkan apa yang disebutnya sebagai “kesepakatan bersejarah” dengan pemerintah Amerika Serikat (AS), untuk mendorong investasi dalam hal pemulihan dan pembangunan kembali infrastruktur strategis bagi industri hidrokarbon negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan, kesepakatan tersebut akan membantu memperkuat hubungan bilateral dan memfasilitasi arus investasi besar ke sektor energi negara itu.

Kesepakatan tersebut akan memungkinkan Venezuela meningkatkan produksi minyak secara signifikan dengan partisipasi perusahaan-perusahaan swasta, demikian bunyi pernyataan itu

Kesepakatan tersebut “mengatur pengembangan 17 ladang minyak strategis, dengan potensi terbukti sebesar 65 miliar barel minyak, investasi lebih dari 100 miliar Dolar AS (1 Dolar AS = Rp17.762), serta penerimaan pajak bagi negara sebesar lebih dari 209 miliar Dolar AS,” tambah pernyataan tersebut.

Juga pada Jumat, dalam sebuah unggahan di Truth Social, Presiden AS Donald Trump mengatakan, “AS baru saja menandatangani perjanjian dengan Negara Venezuela tentang, KESEPAKATAN MINYAK TERBESAR DALAM SEJARAH DUNIA!”

Pada 3 Januari, pasukan militer AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela dan secara paksa menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro beserta istrinya, sebelum membawa mereka ke New York.

Pada 29 Januari 2026, Rodriguez mengumumkan persetujuan atas reformasi sebagian terhadap undang-undang hidrokarbon negara tersebut, untuk memungkinkan keterlibatan pihak swasta yang lebih besar dalam sektor minyak. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Trump Ancam “Kuba akan Jadi yang Berikutnya” Usai Serangan AS terhadap Venezuela dan Iran

Kapal Induk AS Tiba di Laut Karibia, Picu Ketegangan dengan Venezuela

Pasca Ditangkap AS, Maduro dan Istri Tiba di New York dengan Pesawat