ANAMBAS (Kepri.co.id) – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian SE resmi memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2025-2030, setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar di Aula Hotel Tarempa Beach, Kecamatan Siantan, Kamis (27/8/2026) malam.
Terpilihnya Raja Bayu menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi Golkar Anambas, untuk menghadapi dinamika politik daerah ke depan. Sebagai kader senior, ia membawa pengalaman panjang dari lembaga legislatif hingga pemerintahan daerah.
Raja Bayu sebelumnya tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas selama tiga periode. Pengalaman tersebut, menjadi modal dalam memahami proses penganggaran daerah, dinamika kebijakan publik, serta aspirasi masyarakat di wilayah kepulauan.
Selain itu, kiprahnya berlanjut ketika maju pada Pilkada Anambas 2024 sebagai calon wakil bupati mendampingi Aneng. Pasangan Aneng-Raja Bayu yang diusung koalisi Partai Golkar, Demokrat, dan Nasdem kemudian ditetapkan sebagai pasangan terpilih untuk memimpin Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2025-2030.
Arah Baru Golkar Berbasis Pelayanan
Dalam kepemimpinannya di tubuh Golkar Anambas, Raja Bayu menekankan pentingnya perubahan pola kerja partai, agar semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, partai politik harus hadir melalui kerja nyata yang dirasakan warga.
Ia mendorong penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Selain itu, kader diminta aktif menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan dalam merumuskan langkah dan kebijakan organisasi.
Raja Bayu juga mengarahkan, agar Golkar mengedepankan politik kemanfaatan. Melalui pendekatan tersebut, keberadaan partai diharapkan tidak hanya terlihat saat momentum politik, tetapi hadir dalam berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pada sisi internal, kepemimpinan baru Golkar Anambas akan diawali dengan konsolidasi seluruh kader. Raja Bayu mengajak seluruh elemen partai untuk memperkuat kebersamaan setelah proses Musda IV berlangsung.
Ia juga membuka ruang yang lebih besar bagi keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam struktur organisasi. Menurutnya, keberagaman kader menjadi kekuatan penting untuk membangun partai yang lebih adaptif.
Kepemimpinan Raja Bayu sekaligus menempatkan Golkar Anambas pada posisi strategis, karena ketua partai saat ini juga menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati Kepulauan Anambas. Kondisi tersebut membuka peluang penguatan koordinasi, antara aspirasi politik masyarakat dan pelaksanaan program pemerintahan daerah.
Sebelumnya, pemerintahan Aneng-Raja Bayu mulai menjalankan sejumlah agenda pembangunan daerah, termasuk penguatan sektor kemaritiman dan ekonomi masyarakat pesisir. Program Kampung Nelayan Merah Putih yang masuk dalam rencana pembangunan Anambas, menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan ekonomi berbasis kelautan.
Melalui periode kepengurusan 2025-2030, Golkar Anambas di bawah kepemimpinan Raja Bayu akan diuji dalam menerjemahkan komitmen konsolidasi organisasi menjadi kerja nyata yang dirasakan masyarakat di seluruh wilayah kepulauan. (LS)
BERITA TERKAIT:
Peringati Hardiknas, Wabup Raja Bayu: Perbaiki Pendidikan Mulai dari Dalam Kelas
Wabup Anambas Raja Bayu Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Ade Angga Pimpin Golkar Kepri
Rombongan Wakil Bupati Anambas Disambut Hangat Warga dan Pelajar di Siantan Timur
SMSI Kepri Apresiasi Aneng-Raja, Laju Pertumbuhan Ekonomi Anambas 2025 Melesat 15,54 Persen
Wabup Anambas Apresiasi Turnamen Sepak Bola HUT Desa Payalaman, Dorong Lahirnya Talenta Baru







