Foto yang diabadikan pada 3 Februari 2026 ini, menunjukkan rangkaian kereta di depo jalur kereta Rapid Transit System (RTS) Johor Bahru-Singapura di Johor, Malaysia. (F. Xinhua/Cheng Yiheng)
SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Konsumen Singapura diperkirakan akan membelanjakan tambahan 1,05 miliar Dolar Singapura (1 Dolar Singapura = Rp13.989) setiap tahun di Johor Bahru, kota paling selatan Malaysia yang berbatasan dengan Singapura, setelah jalur kereta lintas perbatasan, Rapid Transit System (RTS) Link, yang menghubungkan kedua kota tersebut dibuka, menurut studi yang dirilis pada Kamis (16/7/2026).
Studi yang dilakukan oleh Federasi Bisnis Singapura, Asosiasi Restoran Singapura, dan Asosiasi Peritel Singapura itu, menemukan bahwa pengunjung dari Johor Bahru diperkirakan akan membelanjakan tambahan 756 juta Dolar Singapura setiap tahun di Singapura.
Singapura dan Johor Bahru telah lama memiliki hubungan ekonomi dan sosial yang erat. Kemacetan lalu lintas kerap terjadi di jalur perlintasan perbatasan darat yang menghubungkan keduanya, terutama pada jam sibuk dan musim liburan.
Saat ini, sekitar 19,4 juta perjalanan pulang pergi per tahun dilakukan dari Singapura ke Johor Bahru, dan 5,9 juta perjalanan dengan arah sebaliknya, menggunakan moda transportasi yang sudah ada.
Setelah mulai beroperasi, jalur kereta tersebut diperkirakan akan menghasilkan tambahan sekitar 11,2 juta perjalanan pulang pergi per tahun dari Singapura ke Johor Bahru dan 3,3 juta perjalanan dari Johor Bahru ke Singapura, atau setara dengan jumlah penumpang harian sekitar 39.700 orang.
Studi tersebut juga menyebutkan, RTS Link dapat meningkatkan persaingan bagi sektor ritel serta makanan dan minuman di Singapura, yang saat ini menghadapi tekanan terkait tenaga kerja, biaya, dan sewa.
“Perubahan ini bersifat struktural, bukan bertahap bertambah saja. Bisnis harus beradaptasi di luar kompetisi harga dengan memperkuat penawaran, pengalaman, dan produktivitas. Sementara industri dan pemerintah perlu bekerja sama untuk membantu pelaku usaha bersaing di pasar lintas perbatasan yang semakin terhubung,” kata Kok Ping Soon, Kepala Eksekutif Federasi Bisnis Singapura. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Libur Idul Adha, Warga Malaysia dan Singapura Ramai Melancong ke Puncak Beliung
Kehadiran SEZ Singapura-Johor: Peluang Emas Meningkatkan Daya Saing KEK Batam
PSMTI dan HMI Grup Teken Kerja Sama Berobat ke Johor Bahru, Melaka, dan Singapura
Batam–Johor Perkuat Konektivitas dan Sinergi Investasi





