SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Bandara Changi Singapura mulai mengoperasikan armada pertama traktor otonomos, yang sama sekali tidak melibatkan pengemudi di area sisi udara (airside), setelah hampir satu tahun melakukan uji coba. Demikian disampaikan Changi Airport Group pada Selasa (20/1/2026).
Dalam pernyataannya, Changi Airport Group mengatakan dua traktor otonomos kini telah beroperasi, mengangkut bagasi penumpang di antara area penanganan bagasi di Terminal 1 dan 4. Enam traktor tambahan rencananya akan dikerahkan di rute lain tahun ini.
Changi juga berencana memperluas armada tersebut menjadi 24 traktor otonomos per 2027, lanjut pernyataan itu.
Setiap traktor dilengkapi dengan lebih dari 10 sensor dan kamera, yang memungkinkannya bergerak dengan aman di area airside pada siang maupun malam hari serta dalam cuaca basah.
Kendaraan-kendaraan tersebut, dipantau dari jarak jauh melalui sebuah pusat kendali, di mana operator dapat segera melakukan intervensi jika diperlukan. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Batam Catatkan Komitmen Investasi 10 Miliar Dolar AS pada Forum Bisnis di Singapura
Batam – Singapura Bahas Kelanjutan Kerja Sama Kawasan Industri Berkelanjutan
Lapangan jadi Saksi, Batam dan Singapura Pererat Hubungan Lewat Bola Voli
Pemerintah Singapura Dukung Inovasi Kerja Sama Batam dan Singapura
Sambangi Kepala BP Batam, Menteri Singapura Puji Perkembangan Ekonomi Batam
Dubes RI untuk Singapura Siap Kolaborasi dengan BP Batam Gaet Investor
Wisatawan Asal Singapura Dominasi Kunjungan ke Batam
Kehadiran SEZ Singapura-Johor: Peluang Emas Meningkatkan Daya Saing KEK Batam







