JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Rabu (30/7/2025) mengeluarkan peringatan, terkait potensi tsunami dengan ketinggian kurang dari 0,5 Meter pascagempa bumi dahsyat yang mengguncang Rusia.
BMKG menyatakan, tsunami yang berpotensi terjadi itu dapat berdampak terhadap beberapa wilayah pesisir di seluruh Indonesia, dengan waktu kedatangan yang bervariasi mulai dari tengah hari.
“Masyarakat pesisir di wilayah yang berpotensi terdampak, diimbau untuk tetap tenang dan untuk sementara waktu menjauhi garis pantai,” kata Daryono, Kepala Divisi Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG.
Wilayah yang terdampak kemungkinan mencakup sejumlah daerah di Provinsi Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Papua Barat, Papua, dan Papua Barat Daya, seperti Kota Gorontalo, Halmahera Utara, Kepulauan Talaud, Sorong, Supiori, Manokwari, Jayapura, Biak Numfor, Sarmi, dan Raja Ampat.
Daryono juga mengimbau masyarakat, untuk hanya mengandalkan informasi resmi dari BMKG yang tersedia melalui saluran komunikasi terverifikasi milik lembaga tersebut. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Gempa Bumi Dahsyat Guncang Myanmar dan Thailand, Renggut 1.000 Lebih Nyawa
32 Orang Tewas dan 38 Lainnya Luka-luka Akibat Gempa Magnitudo 6,8 di Xizang, China
Polres Bintan Salat Gaib untuk Korban Gempa Cianjur
UGM Jalin Kerja Sama Riset Geofisika dengan Dua Perguruan Tinggi China
144 Orang Tewas dan 732 Luka-Luka Pascagempa Magnitudo 7,7 di Myanmar
Ansar Serahkan Bantuan Kemanusiaan Setengah Miliar, Sekdakab Cianjur Menangis Haru







