MOSKOW (Kepri.co.id – Xinhua) – Presiden Rusia, Vladimir Putin pada Rabu (12/3/2025) mengusulkan pembentukan zona keamanan di sepanjang perbatasan negara Rusia, dan menuntut pengusiran penuh pasukan musuh dari wilayah Kursk.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Moskow. (XHTV)
Hal tersebut dilontarkannya, dalam kunjungan ke pusat komando militer yang mengawasi operasi di daerah tersebut.
“Tentu saja, kita harus memikirkan masa depan dan menciptakan zona keamanan di sepanjang perbatasan negara,” kata Putin, seraya menambahkan prioritas utama adalah “mewujudkan kekalahan total musuh di wilayah Kursk dan memastikan pembebasan Kursk sepenuhnya.”
Presiden Rusia itu juga mengungkapkan, tentara musuh yang ditawan di wilayah Kursk “harus diperlakukan sebagai teroris sesuai hukum Federasi Rusia.”
Menurut Kepala Staf Umum Rusia, Valery Gerasimov, yang melapor kepada Putin saat kunjungan tersebut, pasukan Rusia telah merebut kembali lebih dari 1.100 Kilometer (Km) persegi wilayah di Kursk, yang mewakili lebih dari 86 persen area yang sebelumnya diduduki pasukan musuh. (amr/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Pasukan Rusia Cegat dan Hancurkan 144 Drone Ukraina di Atas Sembilan Wilayah Rusia
Buntut Perbatasannya Diserang Ukraina, Rusia Bersumpah Beri Balasan Setimpal
Menlu Rusia Sebut Moskow Bersikap Realistis Terkait Krisis Ukraina
Kremlin: Rusia akan Bentuk Tim Negosiasi Berunding dengan AS
Blinken Akui AS Kirim Senjata ke Ukraina Sebelum Konflik Dimulai







