SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Perusahaan-perusahaan China menggandakan investasi mereka di Singapura, tertarik oleh lingkungan bisnis yang solid dan peran strategisnya sebagai pintu gerbang menuju Asia Tenggara, menurut laporan yang dirilis pada Senin (30/12/2024) oleh Asosiasi Perusahaan China (Singapura).
Sebanyak 67 persen perusahaan yang disurvei menilai iklim bisnis di Singapura “sangat baik”, dan 33 persen menganggapnya “baik”, kata laporan yang diterbitkan dalam Forum Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan China-Singapura Kelima.
Baca Juga: Akselerasi Potensi Investasi, BP Audiensi dengan Dubes Indonesia untuk Singapura
Daya tarik utamanya meliputi layanan pemerintah yang efisien, sistem perpajakan, dan kemudahan perdagangan internasional di Singapura.
Faktor-faktor ini telah memicu optimisme, dengan 60 persen responden berencana memperluas investasi mereka secara lokal dan regional.
Secara khusus, 74 persen mengharapkan pertumbuhan investasi yang berkelanjutan di Singapura.
Baca Juga: Ekonomi Swasta Singapura Catat Ekspansi Dalam 19 Bulan Beruntun
Lokasi strategis dari negara kota itu sangat menonjol, dengan 91 persen perusahaan mengakui nilainya dalam mengakses pasar Asia Tenggara.
Perusahaan-perusahaan China juga berkontribusi secara signifikan terhadap ekonomi lokal, dengan 54 persen melaporkan, warga Singapura mengisi lebih dari 60 persen tenaga kerja mereka.
Baca Juga: Lebih Separo Investasi PMA di Batam Didominasi Singapura
Sementara itu, 58 persen menyoroti kontribusi terhadap inovasi di bidang teknologi dan jasa, sementara 40 persen menyebutkan soal pembangunan hijau.
Berkenaan dengan tantangan, persaingan pasar yang semakin ketat dan kekurangan tenaga kerja disebutkan oleh 86 persen dan 72 persen responden. Banyak perusahaan meminta dukungan yang lebih besar dari pemerintah dan asosiasi untuk menangani isu-isu ini.
Baca Juga: Batam Hebat, Ekspor Perdana Kepiting Bakau ke China
Temuan ini didasarkan pada survei pada pertengahan tahun 2024, melibatkan lebih dari 100 perusahaan China yang beroperasi di berbagai sektor di Singapura. (hen/ xinhua-news.com)







