ADEN (Kepri.co.id – Xinhua) – Kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (28/12/2024) mengumumkan, pertahanan udaranya berhasil menjatuhkan drone MQ-9 milik Amerika Serikat (AS) yang sedang melakukan “misi permusuhan” di wilayah udara Provinsi al-Bayda, Yaman tengah.
Drone yang dijatuhkan tersebut, merupakan drone AS ke-13 yang dicegat pertahanan udara Houthi dalam operasi militer terbaru kelompok tersebut, yang bertujuan mempertahankan kedaulatan Yaman dan mendukung rakyat Palestina di Gaza.
Baca Juga: Kelompok Houthi Yaman Klaim Kembali Jatuhkan Drone MQ-9 AS
Demikian disampaikan juru bicara militer Houthi Yahya Sarea dalam sebuah video, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut tentang metode atau senjata yang digunakan dalam penjatuhan tersebut.
Sejauh ini, pihak AS belum berkomentar perihal insiden tersebut.
Houthi dan militer AS telah saling menyerang sejak November 2023, ketika Houthi mulai meluncurkan rudal antikapal dan serangan drone terhadap apa yang mereka sebut sebagai kapal kargo “yang berhubungan dengan Israel” di Laut Merah dan Teluk Aden, untuk menunjukkan solidaritas terhadap Palestina di Jalur Gaza.
Baca Juga: Kelompok Houthi Yaman Klaim Lakukan Serangan Terhadap “Kapal Israel” di Mediterania
Sejak Januari 2023, koalisi angkatan laut AS-Inggris yang ditempatkan di kawasan tersebut, rutin melancarkan serangan udara dan serangan rudal terhadap target-target Houthi untuk menekan kelompok tersebut.
Kelompok Houthi merebut beberapa provinsi di wilayah utara pada akhir 2014 ketika perang saudara pecah di Yaman, memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional untuk ke luar dari Sanaa, ibu kota Yaman. (amr/ xinhua-news.com)






