Operasi Robotik Jarak Jauh Sukses Dilakukan di Xinjiang oleh Dokter Bedah Berjarak 5.000 Km

Operasi bedah yang dilakukan robot, dipandu dokter dari jarak jauh di sebuah rumah sakit di Prefektur Kashgar, Xinjiang, baru-baru ini. (F. xinhua)

GUANGZHOU (Kepri.co.id – Xinhua) – Dibantu oleh teknologi bedah robotik berbasis 5G, sebuah operasi urologi jarak jauh berhasil dituntaskan di Xinjiang, China barat laut, oleh seorang dokter yang berjarak ribuan mil di Guangdong, China selatan.

Dalam operasi tersebut, Direktur Rumah Sakit Afiliasi Kelima Universitas Sun Yat-sen, Lin Tianxin, melakukan bedah dengan menggunakan konsol robot yang dikembangkan secara domestik.
Sementara itu, sang pasien berada di sebuah rumah sakit di Prefektur Kashgar, Xinjiang, yang berjarak lebih dari 5.000 Kilometer (Km) dari lokasi dokter bedah tersebut. Operasi itu berjalan lancar berkat lengan robotik yang tangkas dan latensi jaringan yang dapat diminimalkan.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Guangzhou, China. (XHTV)

Saat rumah sakit di beberapa daerah di pedalaman China menghadapi keterbatasan tenaga terlatih dan peralatan canggih, mereka biasanya akan meminta bantuan para dokter dari pusat medis terkemuka, melakukan operasi guna memenuhi kebutuhan pasien mereka. Beberapa dokter bahkan harus menempuh perjalanan jauh ke daerah-daerah tersebut.

Berkat teknologi bedah yang didukung oleh 5G, masalah itu kini dapat diatasi secara efekif. Sehingga, dapat memberikan lebih banyak akses layanan medis berkualitas tinggi bagi para pasien di daerah-daerah terpencil di China. (now/ xinhua-news.com)