Penulis: Suqyan Rahmat Alias Abang MatPenulis: Suqyan Rahmat alias Abang Mat Peminat Sejarah dan Penggiat SosialĀ
DI benua Eropa… suku-suku memiliki negaranya sendiri. Dan semuanya berjaya. Orang Jerman ditakdirkan memiliki negara Jerman, Austria, Swiss, Luxemburg, dan Liechstentein. Orang Nordic ditakdirkan memiliki negara Denmark, Norwegia, Swedia, dan Islandia. Orang inggris dengan Britanianya, Orang Prancis dengan Prancisnya, Orang Italia dengan Italianya, Orang Irish dengan Irlandianya.
Hanya sedikit suku yang tak memiliki negaranya sendiri. Contohnya adalah suku Catalan, suku Basque, dan suku Scott. Terilhami dari ayat di dalam kitab suci umat Muslim, suku-suku di Eropa sadar bahwa setiap suku bisa menjadi suku yang hebat, tanpa harus mengambil hak suku lainnya. Pedoman itu, tentunya dilaksanakan dengan bernegara sendiri-sendiri.
Hasilnya, mereka mampu membangun wilayah mereka masing-masing dengan begitu hebatnya. Setiap negara menjadi negara yang berjaya. Bukan hanya prasarana umum dan kesejahteraan semua warga negaranya, tapi juga sampai ke tim sepak bola negara. Karena setiap suku memiliki negaranya sendiri, akhirnya setiap negara memiliki perusahaan-perusahaan yang hebat.
Inggris dengan BP dan Standard Charterednya. Jerman dengan Volkswagen dan Adidasnya. Belanda dengan Shell, Phillips, dan Unilevernya. Prancis dengan Total dan Carrefournya. Swedia dengan H&M dan Electroluxnya. Denmark dengan Maersknya. Rusia dengan Gazpromnya. Dan ribuan perusahaan hebat lainnya.
Airbus… salah satu perusahaan terbesar di dunia juga merupakan bukti hebatnya peradaban Eropa. Eropa lah yang menyadarkan saya bahwa sebuah negara tak harus besar wilayahnya dan tak harus banyak rakyatnya. 5 juta jiwa bisa, 1 juta cukup, 300.000 ribu juga tak ada masalah. yang penting, tujuan negara tercapai. Tak ada hak pribumi yang terugikan.
Setelah perang dunia kedua tamat, perlahan-lahan mereka bersatu dalam sebuah perkumpulan yang hebat yang dirancang Belanda, yang terlihat seperti negara tapi bukan negara. Di tahap-tahap selanjutnya, negara-negara di sekitarnya ikut bergabung setelah masing-masing negara berjaya dan yakin. Sejak tahun 1999, hampir semua negara memakai mata uang yang sama. Demi memudahkan semua urusan jual beli antar negara.
Peradaban Eropa bukan sekedar peradaban yang hebat, tapi juga sangat memikat. Piala Champions sebagai arena pertandingan pesepak bola terbaik seplanet bumi, membuat kehidupan setiap orang di Eropa menjadi penuh magnet setiap minggunya. ditambah lagi dengan ajang Piala Eropa.
Eropa mempunyai kota-kota yang hebat dan pemandangan alam yang luar biasa. Dunia perfilman Eropa juga mempunyai rasa tersendiri. Dalam hal pengurusan negara, negara-negara Eropa adalah rajanya bebas maling. Terutama pejabat-pejabat di negara Scandinavia, yang sangat membanggakan.
Sejarah peradaban Eropa yang sangat tua dimulai dari zaman Yunani, ke zaman Romawi, berlanjut ke zaman renaissans, sampai ke zaman Euro sekarang. Telah membantu membentuk peradaban dunia menjadi lebih berwarna. Beragam penemuan penting yang bermanfaat bagi umat manusia banyak ditemukan di Eropa, setelah dimulai revolusi industri di Inggris.
Charlemagne yang di anggap sebagai pendiri Eropa, kejayaan negara bahari Venezia dan Genoa di abad pertengahan, keluarga Medici di Firenze sang penyokong kebudayaan, kekaisaran Austria yang menjadi benteng utama Eropa dari serbuan Ottoman, dan Britania yang mempengaruhi dunia adalah cerita-cerita yang tak mungkin bisa dilewatkan bagi para penikmat sejarah.
Dari sisi kenegaraan… Eropa adalah benua dengan semua jenis negara. Mulai dari negara monarki absolut seperti Liechstentein. Monarki konstitusional seperti negara-negara Benelux dan Scandinavia. Republik federal seperti jermtan, Austria, dan Swiss. Republik unitaris seperti Italia.
Negara seukuran liliput seperti Monaco dan Andorra, negara sebesar pulau Borneo seperti Ukraina, sampai negara seluas benua seperti Rusia juga ada. Eropa sekarang yang berakar dari peradaban sekularisme, masih memiliki ketua agama yang dipuja oleh pengikutnya di Vatican dan seluruh belahan dunia, yaitu Paus Leo XIV.
Satu kenyataan lagi yang membuat Eropa semakin tak terlupakan adalah ibukota umat Islam sedunia selama hampir 500 tahun yang letaknya juga di Eropa. Dari sisi geografi, Istanbul ada di dua benua. Tapi, hampir semua istana khalifah adanya di Istanbul bagian Eropa. Siapa sangka, Islam yang lahIir di tanah Arab pada akhirnya justru beribukota di Eropa. Ini adalah hal tak terduga yang tak pernah terbayangkan sejak zaman Muawiyah I mendirikan dinasti di Damascus.
Sejak zaman dahulu, negara yang berjaya adalah negara yang mampu menegakkan keadilan dan mempunyai sistem yang cocok dengan keadaan negaranya. Aturan keadilan yang ditetapkan Allah SWT di dalam Alquran itu adanya, justru di benua Eropa, diamalkan di wilayahnya umat Nasrani. Itulah sebabnya, negara-negara yang berjaya banyaknya ada di Eropa. ***
—
Penulis adalah penikmat dentingan piano. Human adalah lagu The Killers kegemarannya. Mendambakan kejayaan wilayahnya seperti Swedia dan Norwegia.
*) Semua isi opini ini tanggung jawab penulis, bukan sikap redaksi.







