Penyidik Kejari Geledah Kantor Notaris CP

Tim penyidik Kejari Bintan menggeledah kantor Notaris CP di Tanjungpinang, untuk mencari barang bukti dugaan tipikor Penjualan Aset Tanah Milik Desa Berakit Tahun 2012, Kamis (26/10/2023). (F. now)

TANJUNGPINANG (Kepri.co.id) – Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penjualan Aset Tanah Milik Desa Berakit Tahun 2012 menyasar ke Notaris CP. Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan, menggeledah Kantor Notaris CP di Jalan Gatot Subroto Kota Tanjungpinang, Kamis (26/10/2023).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Bintan, Samsul Apriwahyudi Sahubauwa, mengatakan, penggeledahan dilakukan mencari barang bukti dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Penjualan Aset Tanah Milik Desa Berakit Tahun 2012 yang saat ini tahap penyidikan.

“Penggeledahan dilakukan tim penyidik kurang lebih tiga jam, disaksikan pihak kepolisian, Ketua RT setempat, dan staf yang berada di kantor notaris tersebut,” ungkap Samsul.

BACA JUGA:   RS Spesialis Regency Tingkatkan Akurasi Diagnostik Medis dengan Teknologi Biplane Angiography

Samsul menjelaskan, pada kegiatan tersebut Tim Penyidik menyita beberapa barang bukti, yang dalam proses penggeledahan tersebut tidak dihadiri Notaris CP.

“Justru yang datang hanya suami Notaris CP dengan alasan sedang ada urusan pribadi,” kata Samsul.

BACA JUGA:   Dibuka Pendaftaran Calon Ketua dan DK PWI Kepri

Menurut Samsul, kegiatan penggeledahan tersebut merupakan salah satu serangkaian tindakan penyidikan mencari serta mengumpulkan bukti, yang nantinya dengan barang bukti yang telah ditemukan tim penyidik dari Kantor Notaris CP, dapat membuat terang tindak pidana yang terjadi dan menemukan tersangkanya.

BACA JUGA:   Gesa Pemberian Insentif untuk Kota Batam, Ansar: Terima Kasih kepada Perangkat Mengabdi Kepentingan Masyarakat

Penggeledahan tersebut, ungkap Samsul, berdasarkan surat penetapan Ketua PN Tanjungpinang Nomor: 6/PenPid.Sus-TPK-GLD/2023/PN Tanjungpinang dan perintah penggeledahan Kepala Kejaksaan Negeri Bintan Nomor: SPRINT-02/L.10.15/Fd.2/06/2023 tentang Dugaan Tipikor Penjualan Aset Tanah Milik Desa Berakit Tahun 2012 lalu. (now)