PMA di Batam Meningkat 1,56 Persen, Capai Nilai 157,5 Juta Dolar AS

Pekerja elektronik di perusahaan modal asing di salah satu kawasan industri di Batam. (F. rud/ bp batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Penanaman modal asing (PMA) semester I tahun 2023, mengalami peningkatan 1,56 persen dibandingkan semester I tahun lalu di Kita Batam.

Peningkatan PMA 1,56 persen di Kota Batam ini, dengan jumlah 246 proyek dan nilai investasi sebesar 157,5 juta dolar AS.

Di sisi lain, perubahan proyek PMA pada semester I 2023 pun naik drastis dengan capaian sebesar 142,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022 lalu.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. (F. dok humas bp batam)

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait, mengungkapkan, sektor industri mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, presisi, optik, dan jam masih mendominasi realiasi investasi PMA di Kota Batam sepanjang semester I tahun 2023.

BACA JUGA:   Mesranya Hubungan Batam dan Singapura, Rudi Main Bulutangkis dengan Menteri Singapura

Kemudian, lanjut Ariastuty, sektor industri makanan di peringkat selanjutnya dengan 92 proyek dan nilai investasi sebesar 47,9 juta dolar AS serta jasa lainnya dengan 194 proyek dan nilai investasi mencapai 24,4 juta dolar AS.

Dengan catatan tersebut, Ariastuty mengaku, optimis jika nilai investasi asing di Kota Batam bakal terus naik hingga akhir tahun nanti. Mengingat, sejumlah proyek besar juga akan segera berjalan.

BACA JUGA:   Polsek KKP Batam Ringkus Empat Perekrut dan Pengurus PMI Ilegal

“BP Batam terus berupaya, memberikan kemudahan perizinan dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk para investor. Hal ini sesuai arahan Kepala BP Batam,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, Senin (28/8/2023).

Menurut Tuty, BP Batam terus berusaha menjadikan Batam sebagai destinasi unggulan investasi.

Terbukti, sejumlah negara besar masih memercayakan Kota Batam sebagai tujuan investasi.

Seperti Singapura yang mencatatkan nilai PMA sebesar 225,4 juta dolar AS dengan jumlah 901 proyek sepanjang Semester I 2023.

BACA JUGA:   Ditreskrimsus Tangkap Penyebar Video Asusila Mahasiswi

Lalu ada Perancis dengan nilai PMA mencapai 34,37 juta dolar AS dan Hongkong dengan capaian PMA sebesar 34,21 juta dolar AS.

BP Batam selalu berupaya, menjadikan Batam sebagai daerah unggulan para investor, sesuai letaknya yang sangat strategis.

“Kepala BP Batam pun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, bersama menjaga situasi kondusif agar investasi terus naik dan pertumbuhan ekonomi ikut meningkat,” pungkasnya. (rud)