Rudi Optimis Pengembangan KEK NDP Mesin Penggerak Ekonomi Baru

(F. rud/ bp batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) sukses mencuri perhatian Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.

Sebagai kawasan yang memiliki fokus terhadap pengembangan Data Center dan industri berbasis digital, NDP berpotensi mendukung pengembangan sektor industri semikonduktor ke depan.

Mengingat, pemerintah juga tengah gencar membujuk para investor di bidang tersebut.

Merespons ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, optimis pengembangan NDP dapat menjadi mesin penggerak ekonomi baru di Kota Batam.

BACA JUGA:   Tiga Kandidat Uji Kelayakan Calon Direktur PDAM Tirta Kepri

Apalagi, industri berbasis digital menjadi salah satu sektor unggulan di seluruh penjuru dunia dewasa ini.

Baca Juga: BP Batam Berharap, Taiwan Investasi ke KEK Nongsa Digital Park

“KEK Nongsa hadir memberikan keleluasaan investasi di bidang industri digital. Saya berharap, pengembangannya dapat menyerap banyak tenaga kerja ke depan,” ujar Rudi, Rabu (27/3/2024).

Rudi menekankan, pengembangan NDP mesti didukung oleh ekosistem yang luar biasa.

BACA JUGA:   BKDI BP Batam Tutup Safari Ramadan di Masjid Raudhatul Jannah

Sehingga, upaya penguatan infrastruktur Data Center bisa maksimal dan mampu menarik banyak investor.

“BP Batam selalu mendukung pengembangan NDP, sebagai Engine of Growth sesuai cita-cita, mewujudkan Batam Kota Baru yang maju dan modern,” tambahnya.

Untuk diketahui, salah satu investor asal Singapura dan Citramas Group, telah menandatangani kerja sama pengembangan ekosistem digital baru-baru ini.

Baca Juga: KEK NDP Digital Hub Singapura dan Indonesia Tingkatkan Investasi

BACA JUGA:   Regency Rumah Sakit Rujukan Asia Tenggara, Berbagi Kasih dengan Panti Asuhan

Perusahaan tersebut adalah BW Digital, yang nantinya akan mengembangkan fasilitas Data Center atau pusat data berkapasitas 80 MW di kawasan tersebut.

Dengan konsep kerja sama, kedua entitas usaha juga akan menyediakan layanan bisnis ke bisnis (B2B) untuk kebutuhan komputasi awan (cloud), konektivitas internasional dan domestik, kabel bawah laut, hingga kecerdasan buatan (AI).

“Saya berharap, kehadiran investor baru akan memberikan pengaruh positif bagi kemajuan ekonomi Batam,” tutup Rudi. (rud)