Bekal Pulang ke Masyarakat: Lapas Perempuan Batam Gandeng Second Chance Tingkatkan Keterampilan WBP

Bekal Pulang ke Masyarakat: Lapas Perempuan Batam Gandeng Second Chance Tingkatkan Keterampilan WBP
Warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Batam mengikuti pelajaran menjahit di bawah bimbingan instruktur dari Yayasan Second Chance, Rabu (26/11/2025). (Sumber: Lapas Perempuan Batam)

BATAM (Kepri.co.id)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam terus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan dengan menggandeng Yayasan Second Chance. Melalui kunjungan yang dilakukan pada Rabu (26/11/2025), tiga kegiatan pengembangan diri digelar sekaligus: pelatihan menjahit, kelas Bahasa Inggris, dan penanaman karakter.

Ketiga program tersebut disusun, untuk menjawab kebutuhan dasar narapidana dalam membangun keterampilan kerja, dan kesiapan mental sebelum kembali ke masyarakat.

Kalapas Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah AMdIP SSos MH, menjelaskan, pembinaan kali ini tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan teknis, tetapi juga pada kemampuan adaptif yang menjadi bekal penting saat bebas nanti.

“Pelatihan menjahit diikuti enam warga binaan, dengan materi mulai dari teknik dasar hingga pembuatan pola sederhana. Pendampingan diberikan secara langsung oleh instruktur, agar peserta dapat memahami proses secara bertahap dan terarah,” terang Nur Mustafidah.

Sementara itu, sebanyak 37 warga binaan mengikuti kelas Bahasa Inggris dan penanaman karakter. Kelas Bahasa Inggris dirancang interaktif melalui pengenalan kosakata, percakapan sederhana, serta latihan pengucapan untuk membangun keberanian mereka berkomunikasi.

Pada sesi penanaman karakter, peserta diajak berdiskusi tentang nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta pentingnya penguatan mental selama menjalani masa hukuman. Materi diberikan melalui sesi motivasi dan refleksi, untuk menumbuhkan kesadaran diri serta pola pikir positif.

Kegiatan yang difasilitasi Yayasan Second Chance ini, menjadi bagian dari upaya sistematis Lapas Perempuan Kelas Batam, dalam menciptakan pembinaan yang relevan dengan kebutuhan warga binaan.

“Program tersebut diharapkan membantu mereka memperoleh keterampilan baru, membangun rasa percaya diri, serta mempersiapkan proses reintegrasi sosial yang lebih matang dan bermartabat,” pungkas Nur Mustafidah. (asa)

BERITA TERKAIT:

Memberi Harapan Baru: Lapas Perempuan Batam Terima Laptop dan Mesin Jahit dari Second Chance Foundation

Lapas Perempuan Batam Sambut Kunjungan Second Chance Foundation

Lapas Perempuan Batam Ringankan Beban Keluarga WBP di Hari Bakti Kemen Imipas

Perkuat Pembinaan dan Layanan Publik Pemasyarakatan, Deputi Kemenko Polhukam Kunjungi Lapas Perempuan Batam

80 Warga Binaan Lapas Perempuan Pembinaan Spritual Pengajian

One Day One Room Inspection: Langkah Tegas Kakanwil Pemasyarakatan Kepri Perkuat Integritas dan Berantas Narkoba di Lapas