Lapas Perempuan Batam Ringankan Beban Keluarga WBP di Hari Bakti Kemen Imipas

Lapas Perempuan Batam Ringankan Beban Keluarga WBP di Hari Bakti Kemen Imipas
Kalapas Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah AMdIP SSos MH (tiga kanan) beserta staf foto bersama keluarga warga binaan pemasyarakatan, penerima sembako dalam rangka hari bakti kesatu Keme Imipas, Jumat (14/11/2025). (Sumber: Lapas Perempuan Kelas IIB Batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Di tengah rutinitas pembinaan dan pengamanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Batam mengajak jajarannya, kembali mengingat sisi lain tugas pemasyarakatan: kemanusiaan.

Memperingati hari bakti pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas), Jumat (14/11/2025), Lapas Perempuan Batam menggelar kegiatan bakti sosial yang menyasar keluarga warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

Tidak banyak seremoni. Tidak panggung. Tidak formalitas. Yang tampak hanya deretan paket sembako dan petugas mempersiapkan bantuan untuk diserahkan secara langsung kepada keluarga WBP.

Tiga keluarga terpilih menerima paket berisi beras, minyak goreng, gula, teh, kopi, susu kental manis, sarden, telur, dan mie instan—bahan pangan sederhana namun sangat berarti di situasi serba terbatas.

Kalapas Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah AMdIP SSos MH, mengatakan, kegiatan ini bukan sebatas agenda tahunan, melainkan wujud empati yang ingin tetap dijaga lembaga pemasyarakatan.

”Kegiatan ini merupakan momentum memperkuat nilai-nilai pelayanan, kemanusiaan, dan pengabdian. Ini pengingat bahwa pemasyarakatan hadir untuk memberikan manfaat yang nyata,” ujar Nur Mustafidah.

Ia menegaskan, keluarga warga binaan sering kali menjadi pihak yang tak terlihat, namun menanggung dampak berat ketika anggota keluarganya menjalani masa hukuman. Melalui bantuan kecil ini, Lapas berharap dapat sedikit mengurangi beban tersebut, sekaligus membangun hubungan yang lebih humanis antara petugas dan masyarakat.

Bagi keluarga penerima, paket yang diberikan mungkin tidak mengubah seluruh keadaan, tetapi cukup untuk membuat dapur kembali mengepul beberapa hari ke depan. Bagi jajaran Lapas Perempuan Batam, inilah cara sederhana menunjukkan bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya menjaga dan membina, tetapi juga merangkul. (asa)

BERITA TERKAIT:

Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, Lapas Perempuan Batam Gelar Upacara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Warga Binaan

Semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, Lapas Perempuan Batam Aksi Donor Darah

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Batam Berbagi Sembako ke Panti Asuhan At-Taqwa

Kakanwil Aris Munandar Tunjukkan Kepemimpinan Humanis di Lapas Perempuan Batam