BEIRUT (Kepri.co.id – Xinhua) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Jerman, Annalena Baerbock pada Rabu (23/10/2024) menyerukan solusi diplomatik untuk konflik antara Hizbullah dan Israel setibanya di Beirut, ibu kota Lebanon.
Seraya memperingatkan Lebanon berada di ambang kehancuran, Baerbock mengatakan “sekarang kita perlu bekerja sama dengan mitra-mitra kita di Amerika Serikat, Eropa, dan dunia Arab untuk menemukan solusi diplomatik yang layak dan dapat melindungi kepentingan keamanan yang sah dari Israel maupun Lebanon.”
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Beirut. (XHTV)
“Kunci untuk mencapai perdamaian adalah implementasi penuh Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 1701,” sebut Menlu Jerman itu.
Baca Juga: PM Italia Kunjungi Lebanon Tunjukkan Solidaritas di Tengah Serangan Israel
Baerbock mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik tersebut, melindungi pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di daerah perbatasan Israel-Lebanon.
“Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB melanggar hukum humaniter internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Dalam Sehari, UNIFIL Deteksi 1.500 Lebih Serangan Lintas Batas Israel-Lebanon
Baerbock bertemu dengan Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri dan para pejabat Lebanon lainnya dalam kunjungannya, menurut laporan media setempat.
Kunjungan tersebut merupakan perjalanan pertama Baerbock ke Lebanon, sejak Israel mengeskalasi konfliknya dengan Hizbullah pada September 2024, dengan meluncurkan serangan darat ke Lebanon selatan dan gelombang serangan udara di Beirut. (amr/ xinhua-news.com)







