HONG KONG (Kepri.co.id – Xinhua) – Observatorium Hong Kong pada Rabu (24/9/2025) sore waktu setempat, menurunkan tingkat peringatan untuk topan super Ragasa dan mengeluarkan Sinyal Angin Kencang atau Badai Tenggara No. 8 saat topan tersebut bergerak menjauh dari Hong Kong.
Sinyal tersebut menandakan, Topan Ragasa akan menyebabkan angin dengan kecepatan 63 Kilometer per jam atau lebih, turun dari 118 Kilometer yang mengindikasikan sinyal badai No. 10 yang dirilis pada Rabu (24/9/2025) pagi.
Observatorium tersebut memperkirakan, akan mempertahankan sinyal No. 8 hingga pukul 20.00 waktu setempat pada Rabu (24/9/2025) tersebut.
Hujan lebat dan angin kencang telah mengakibatkan 437 laporan pohon tumbang, 15 laporan genangan air, dan satu laporan tanah longsor hingga Rabu(24/9/2025) siang waktu setempat, menurut pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/ SAR) Hong Kong. (hen/ xinhua-news.com)



BERITA TERKAIT:
Mengintip Perayaan Ulang Tahun Pertama Panda Kembar Jia Jia dan De De di Hong Kong
Hong Kong Capai Ketahanan Ekonomi yang Ekstensif di Bawah Prinsip “Satu Negara, Dua Sistem”







