Perusahaan China Akan Bangun PLTS Berkapasitas 300 MW di Sumatera Selatan

Perusahaan China Akan Bangun PLTS Berkapasitas 300 MW di Sumatera Selatan
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Elen Setiadi dan Tebian Electric Apparatus (TBEA) menandatangani nota kerja sama, pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 300 MW di Palembang pada Rabu (21/8). (Sumber: Pemprov Sumsel)

JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) dan perusahaan asal China, Tebian Electric Apparatus (TBEA) Co., Ltd. memulai kerja sama pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 300 megawatt (MW).

Penandatanganan dokumen kerja sama dilakukan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Elen Setiadi dan Direktur Pemasaran TBEA, Alex Chen Chuan di Palembang pada Rabu (21/8/2024).

Baca Juga: PLN Batam dan PT Aruna Kelola PLTS Ground Mounted Terbesar di Indonesia

Elen menyebut, kerja sama ini menandai langkah maju Provinsi Sumsel memanfaatkan solusi energi terbarukan dan pengembangan sumber daya energi bersih.

Kolaborasi ini bukan yang pertama kali dilakukan TBEA di Indonesia. Pada Oktober 2023 lalu, perusahaan China itu juga menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) kerja sama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di bidang penelitian, pengembangan manufaktur peralatan, dan infrastruktur kelistrikan.

Kemitraan ini juga mencakup pengembangan pembangkit listrik energi terbarukan, yang meliputi PLTS, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB), pembangkit listrik tenaga air pumped-storage, dan pembangkit listrik tenaga hidrogen di Indonesia. (amr/ xinhua-news.com)