Data JODI: Ekspor Minyak Mentah Arab Saudi Turun ke Rekor Terendah pada April

Foto yang diabadikan pada 28 Juni 2021 ini, menunjukkan kawasan industri milik raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, di Dammam, Arab Saudi. (F. Xinhua/Hu Guan)

RIYADH (Kepri.co.id – Xinhua) – Ekspor minyak mentah Arab Saudi turun untuk bulan kedua berturut-turut pada April 2026, mencapai level terendah sejak Januari 2002, menurut data yang diperbarui pada Senin (22/6/2026) oleh Joint Organizations Data Initiative (JODI).

Basis data itu menunjukkan, ekspor minyak mentah Arab Saudi turun menjadi 3,986 juta barel per hari (bph) pada April 2026 dari 4,974 juta bph pada Maret 2026.

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini, menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (F. Xinhua/Wen Xinnian)

Akibat blokade Selat Hormuz dalam perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, ekspor minyak mentah Arab Saudi anjlok lebih dari 30 persen pada Maret 2026, turun dari 7,276 juta bph pada Februari 2026, menurut basis data tersebut.

Data itu juga menunjukkan, produksi minyak mentah Arab Saudi turun menjadi 6,316 juta bph pada April 2026 dari 6,967 juta bph pada Maret 2026, yang juga menyentuh level terendahnya sejak Januari 2002, ketika JODI mulai mencatat data Arab Saudi. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Badan Keamanan Tertinggi Iran Perintahkan Penanganan Cepat Permohonan Melintasi Selat Hormuz

Sekutu Eropa Tolak Seruan Trump untuk Misi Militer di Selat Hormuz

AS dan Iran Teken MoU Secara Elektronik untuk Akhiri Perang

Iran dan Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan di Tengah Ancaman Tenggat Waktu 15 Hari Trump