Solusi Kemacetan Simpang Dotamana hingga SMA 3 Mulai Dikerjakan, Jalan Tengku Sulung Akan jadi Dua Jalur

Solusi Kemacetan Simpang Dotamana hingga SMA 3 Mulai Dikerjakan, Jalan Tengku Sulung Akan jadi Dua Jalur
Alat berat melakukan pelebaran jalan di Simpang Cikitsu Batam Kota, Rabu (20/5/2026). (F. Rud)

BATAM (Kepri.co.id) – Kabar baik bagi masyarakat Batam Kota. Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai melaksanakan proyek pelebaran Jalan Tengku Sulung, sebagai langkah konkret mengatasi kepadatan lalu lintas yang selama ini menjadi keluhan pengguna jalan.

Pengerjaan proyek tersebut telah dimulai pada Rabu (20/5/2026). Ruas jalan yang menghubungkan Simpang Cikitsu atau Simpang Dotamana hingga Bundaran SMA Negeri 3 Batam itu, akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi dua jalur.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan, pelebaran dilakukan karena volume kendaraan di kawasan tersebut terus meningkat seiring pesatnya perkembangan permukiman, pusat usaha, pendidikan, dan aktivitas masyarakat di Batam Kota.

”Lalu lintas harian di jalan tersebut memang sudah sangat ramai. Nantinya akan dibuat dua jalur dari Simpang Dotamana atau Simpang Cikitsu sampai Bundaran SMA Negeri 3 Batam. Tujuannya, mengurai kemacetan di ruas jalan itu,” ujar Metra.

Menurutnya, proyek ini merupakan bagian dari program penataan infrastruktur jalan jangka panjang yang sedang disiapkan Pemko Batam, untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.

Tidak hanya Jalan Tengku Sulung, sejumlah ruas jalan lain juga masuk dalam rencana pengembangan menjadi dua jalur, guna mendukung kelancaran transportasi dan pertumbuhan kawasan perkotaan.

Metra menilai, peningkatan kapasitas jalan sudah menjadi kebutuhan mendesak. Pertumbuhan jumlah kendaraan di Batam yang terus meningkat, tidak lagi sebanding dengan kapasitas beberapa ruas jalan utama yang ada saat ini.

Kawasan Batam Kota, khususnya jalur menuju pusat pemerintahan, sekolah, pusat bisnis, dan kawasan komersial, selama ini menjadi salah satu titik yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

Melalui proyek pelebaran ini, Pemko Batam berharap, arus kendaraan dapat menjadi lebih lancar, waktu tempuh masyarakat lebih efisien, serta aktivitas ekonomi semakin bergerak cepat. Perbaikan infrastruktur tersebut, diharapkan mampu mendukung Batam sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata yang terus berkembang.

Meski demikian, Metra belum merinci nilai anggaran maupun target penyelesaian proyek. Informasi teknis lebih lanjut, kata dia, akan disampaikan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam. “Untuk detail proyeknya, nanti bisa dikonfirmasi ke Diskominfo Batam,” katanya. (amr)