BATAM (Kepri.co.id) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Jadi Rajagukguk menguraikan Batam memiliki komparatif berada di kawasan strategis perdagangan internasional.
“Batam memiliki tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) dan tiga proyek strategis nasional (PSN). Untuk itu, Batam harus berlari cepat, lari kencang pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen,” ujar Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk (JR) membuka focus group discussion (FGD) di Hotel Santika Batam, Rabu (20/11/2024).
Baca Juga: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kadin Batam Surati Presiden Prabowo
FGD tersebut mengambil tema mengejar pertumbuhan ekonomi Batam di atas pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.
Plt Walikota Batam, Andi Agung dan Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto; Bea dan Cukai (BC) Batam, PLN Batam, pengusaha, dan lainnya.
JR menguraikan, 3 KEK di Batam yaitu Nongsa Digital Park (NDP), Batam Aero Technic (BAT) investasi, dan Pariwisata Kesehatan Internasioanl.
Sedangkan 3 PSN Batam yaitu Rempang Eco-City, PSN Tanjung Sauh, dan PSN Wiraraja.
“Jika tahun 2023 pertumbuhan ekonomi Batam 7,04 persen, kemudian Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen, maka Batam harus bisa di atas 8 persen,” ujar JR.
Bagaimana cara mencapai pertumbuhan Batam di atas 8 persen, kata JR, itulah sebabnya Kadin Batam memfasilitasi FGD pertumbuhan ekonomi Batam di atas 8 persen.
“Di FGD ini hadir semua stakeholder, kalau semua kerja sama, saya yakin target pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen bisa dicapai,” pungkas JR. (asa)







