BEIJING (Kepri.co.id – Xinhua) – Ajang lomba lari setengah maraton (half marathon) Beijing E-Town 2026 digelar pada Minggu (19/4/2026). Di antara 100 lebih tim robot humanoid yang berpartisipasi, 40 persen di antaranya menggunakan navigasi otonomos penuh. “Flash” dari Tim Qitiandasheng menjadi juara dengan waktu 50 menit 26 detik, memecahkan rekor manusia untuk lomba tersebut.
E-Town menjadi rumah bagi lebih dari 300 perusahaan bidang robotika, termasuk yang bergerak di bidang komponen, sistem, penelitian dan pengembangan (litbang), dan aplikasi.
“Seiring dengan berkembangnya kecerdasan buatan berwujud (embodied AI) dan robotika, E-Town telah menjadi tuan rumah Konferensi Robot Dunia (World Robot Conference) selama 10 tahun, menarik perhatian dan sumber daya global. Kini, E-Town telah menjadi pusat penting dalam pengembangan industri robotika,” ujar Liang Liang, Wakil Sekretaris Jenderal Institut Elektronika China (Chinese Institute of Electronics).
E-Town mendapatkan manfaat dari keunggulan institusional yang unik, yang memungkinkannya untuk dapat mengatasi hambatan administratif.
“Pemerintah memberikan dukungan finansial yang kuat — proyek-proyek besar di bidang AI berwujud dan robot humanoid,” ujar Tang Jian, CTO Pusat Inovasi Robot Humanoid Beijing (Beijing Humanoid Robot Innovation Center).
“Dalam beberapa tahun terakhir, E-Town telah meluncurkan kebijakan tertarget, seperti ’10 Langkah untuk Robot AI Berwujud’ (10 Measures for Embodied AI Robots) dan rencana eksperimen sosial untuk mendorong pengaplikasian di dunia nyata. E-Town juga membangun komunitas untuk pengembang sekunder dan gerai robot 4S pertama di dunia demi mendukung industri ini sepenuhnya,” imbuh Liang Liang. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Robot Humanoid China Viral di Polandia Setelah Usir Babi Hutan dari Kota
Menengok Aksi Robot Anjing Polisi saat Bantu Patroli Jalan di China Barat Daya
Menengok Keseruan Kompetisi Sepak Bola Robot di Chongqing, China







