Hadiri Peresmian Gereja St Fransiskus Asisi, Ansar: Tak Ada Masyarakat Kelas 1 dan 2

Gubkepri, H Ansar Ahmad menghadiri peresmian Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Kabil, Kota Batam, Sabtu (20/4/2024). (F. zek/ pemprov kepri)

BATAM (Kepri.co.id) – Gubkepri, H Ansar Ahmad menghadiri peresmian Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Kabil, Kota Batam, Sabtu (20/4/2024).

Dalam kata sambutannya, Gubkepri Ansar mengatakan, Pemprov Kepri terus memberikan perhatian pada penguatan keagamaan sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, melalui program lintas agama.

Baca Juga: Gubkepri Ansar Potong Kue Perayaan Syukur Ekaristi 25 Tahbisan Imamat

Hal ini menurutnya, agar moderasi dan toleransi beragama di Kepri yang masyarakatnya heterogen, tetap terjaga dan terawat, karena di Kepri tidak ada masyarakat kelas 1 atau kelas 2.

“Semua masyarakat Kepri, setara hak dan kewajibannya berpayung budaya Melayu. Sehingga, tidak pernah ada konflik horizontal di Provinsi Kepri. Itu modal utama kita membangun Provinsi Kepri yang lebih maju dari waktu ke waktu,” ucapnya.

Di antara cara penguatan tersebut, sambung Gubkepri Ansar, melakukan penguatan dan kolaborasi terhadap Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), dan pemberian bantuan hibah untuk semua rumah ibadah termasuk di dalamnya gereja.

Baca Juga: Ansar “Mardua Holong” di HKBP Resort Batuaji

“Sehingga, menjadikan Kepri menjadi provinsi nomor 2 sebagai provinsi dengan toleransi tertinggi dari 38 provinsi di Indonesia dan tertinggi di Sumatera,” jelas Gubkepri Ansar.

Masih menurut Gubkepri Ansar, Pemprov Kepri terus memberikan bantuan dana insentif untuk Tim Pembinaan dan Pengawasan Keagamaan, baik kepada guru agama non formal, penyuluh non ASN hingga pemuka agama.

Selain itu, sebagai salah satu daerah gerbong lokomotif ekonomi pembangunan nasional, persatuan umat dan masyarakat di Kepri, salah satu kunci.

“Sehingga, tahun 2022 kita berhasil menjadikan Kepri daerah dengan pertumbuhan ekonomi 5,2%, tertinggi di Sumatera dan nomor enam di Indonesia,” terang Gubkepri Ansar.

Selain pembangunan ekonomi, tambah Gubkepri Ansar, Kepri berhasil menempati urutan ketiga nasional indeks pembangunan manusia (IPM), yang mana hal itu dipengaruhi pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada umat Paroki atas peresmian Gereja Katolik St Fransiskus Asisi,” ujar Gubkepri Ansar.

Dengan adanya gereja ini, kata Gubkepri Ansar, pemantik semangat kebersamaan serta meningkatkan nilai-nilai persaudaraan dan keharmonisan, bagi umat beragama. “Sehingga, menjadikan Kepri lebih maju lagi,” tutupnya.

Selain memberikan kata sambutannya, Gubkepri Ansar diberikan kesempatan menjadi salah satu saksi penandatanganan prasasti peresmian Gereja Katolik St Fransiskus Asisi dan akan memberikan bantuan berupa genset.

Baca Juga: Ingatkan Jemaat HKI Pupuk Sikap Saling Menghormati

Pemberkatan peresmian Gereja Katolik St Fransiskus Asisi dipimpin langsung Monsinyur Adrianus Sunarko sebagai Uskup Keuskupan Pangkalpinang dan dimeriahkan tarian dan nyanyian.

Hadir pada kesempatan peresmian ini, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Uskup Keuskupan Pangkalpinang Mgr. Adrianus Sunarko, OFM, Pastor Paroki St Fransiskus Asisi RD Wilfridus Patrisius Nong Yodi.

Kemudian Pembina Yayasan Citramas Kabil Kris Taenar Wiluan, Anggota DPRD Kepri Asmin Patros, Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepri, Kadisnaker Provinsi Kepri Mangara Simarmata, para romo, suster, umat Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Kabil, serta tamu undangan dari Singapura dan Jakarta. (zek)