WASHINGTON (Kepri.co.id – Xinhua) – Dinas Rahasia Amerika Serikat (United States Secret Service) menembak mati seorang pria di dekat Gedung Putih pada Sabtu (23/5/2026), setelah pria itu berusaha mendekati pos pemeriksaan keamanan dan melepaskan tembakan ke arah petugas. Demikian dilaporkan media Amerika Serikat (AS).
Tembakan-tembakan tersebut memicu langkah penutupan (lockdown) di Gedung Putih. Seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, terkena tembakan dan dilaporkan dalam kondisi kritis.
Menurut deskripsi laporan media AS, tersangka, yang kemudian meninggal di rumah sakit, diduga “mengalami gangguan emosional.”
Insiden itu terjadi di dekat persimpangan Pennsylvania Avenue dan 17th Street Northwest, tepat di luar kompleks Gedung Putih.
Koresponden Gedung Putih ABC News, Selina Wang, mengatakan “Saya sedang merekam video untuk media sosial dari halaman utara Gedung Putih menggunakan iPhone, ketika kami mendengar suara tembakan. Terdengar seperti puluhan tembakan. Kami diperintahkan berlari ke ruang konferensi pers, tempat kami berada sekarang,” demikian paparnya. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Beda Pendapat Soal Palestina, Trump Akhiri Kunjungan ke Inggris
Trump Beri “Jaminan” Takkan Kirim Pasukan Darat ke Ukraina
Trump Gelar Pertemuan dengan Presiden Korsel
Trump Kirim Pasukan Garda Nasional untuk Tangani Protes Imigrasi di Los Angeles







