Aroma Politik Uang Berseliweran saat Pemungutan Suara Ulang

Pemunguntan suara ulang (PSU) di TPS 008 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Karimun, Minggu (18/2/2024). (F. now)

KARIMUN (Kepri.co.id) – Dugaan politik uang merebak menjelang pemungutan suara ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) 008 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral telah berlangsung Minggu (18/2/2024) pukul 07.00 WIB.

Satu hari menjelang pemungutan suara di TPS 008 tersebut, lokasi PSU ini ramai didatangi sejumlah tim sukses calon legislatif (caleg). Mereka berlomba-lomba mendatangi pemilih di daerah itu, untuk mendulang suara.

Diketahui, TPS 008 Meral Kota berada di daerah pemilihan 4 di Kecamatan Meral, Meral Barat, dan Tebing.

BACA JUGA:   Usung Jargon Ketabo, Kejari Paluta Pimpin Apel Integritas

Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, sejumlah caleg yang merasa suaranya tidak mencukupi duduk sebagai anggota DPRD Karimun, berusaha melobi-lobi masyarakat dengan mengiming-imingi sejumlah uang.

Kerawanan terjadinya politik uang saat PSU di TPS 008 Meral Kota tersebut, muncul saat menjelang sore hingga tengah malam.

“Ada beberapa tim sukses caleg datang ke tempat kami. Mereka menawarkan sejumlah uang supaya calegnya bisa dipilih,” ujar seorang pria di Gang Lupus, tak jauh dari lokasi TPS 008, Sabtu (17/2/2024) malam.

BACA JUGA:   Sekdaprov dan FKPD Matangkan Kunker Wapres ke Kepri

Kata pria tersebut, uang yang ditawarkan masing-masing tim sukses bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta untuk satu suara. “Kita ngak tahu, apakah ada warga yang menerima uang itu atau tidak,” ujar warga tersebut.

Pantauan ini di sekitar lokasi TPS 008 tadi malam, sejumlah petugas kepolisian dan Bawaslu Karimun, nampak berada di sekitar daerah PSU melakukan pengawasan.

PSU dilakukan karena ada rekomendasi dari Bawaslu Karimun, kepada KPU terkait lebih dari satu pemilih yang tidak memiliki KTP-el/ surat keterangan (suket).

BACA JUGA:   Cen Sui Lan Serahkan Aspirasi Hibah Bus Sekolah kepada Yayasan Bumi Maitri

Selain itu, pemilih juga tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) dan daftar pemilih tambahan (DPTb), tapi memberikan suara di TPS tersebut.

Berdasarkan data pemilih yang dipajang di TPS 008 Meral Kota, jumlah pemilih yang masuk DPT, sebanyak 249 orang dan 7 orang masuk dalam DPTb.

PSU di TPS 008 Meral Kota tersebut, dijaga ketat aparat kepolisian. Dari Polres Karimun, nampak hadir Kabagops, Kompol Shalahudin, juga hadir jajaran KPU, Bawaslu, Kesbangpol, dan PPK Kecamatan Meral. (now)