JAKARTA (Kepri.co.id) – Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad terkenal pelobi ulung untuk proyek-proyek pembangunan ke Provinsi Kepri.
Kali ini, Gubernur Ansar jemput bola proyek strategis langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (16/10/2023).
Kunjungan Ansar ini, meminta dukungan kepada Kementerian PUPR untuk sejumlah proyek strategis yang akan dibangun di Kepri.
Beberapa proyek strategis yang akan dibangun di Kepri tersebut, di antaranya proyek lanjutan pengerjaan revitalisasi Pulau Penyengat tahap III di Tanjungpinang.
Kemudian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kundur, Pembangunan Pasar Tipe C di Kabupaten Anambas, hingga optimalisasi layanan air bersih di Kota Tanjungpinang.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Ansar diterima beraudiensi dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti. Melalui momen tersebut, Gubernur Ansar melaporkan semua proyek yang diusulkan tersebut.
Gubernur Ansar mengawali laporannya terkait revitalisasi Pulau Penyengat, sudah memasuki tahap II. Adapun revitalisasi tahap II ini, dilakukan setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mendapat anggaran senilai Rp25 miliar. Selanjutnya akan dilakukan revitalisasi tahap III.
Pada saat revitalisasi tahap II, yang dilakukan memperbaiki dan meningkatkan kualitas jalan di Pulau Penyengat sepanjang 3,462 kilometer. Serta membangun saluran drainase yang dilengkapi utilitas dan kelengkapan jalan. Jalan yang akan direvitalisasi meliputi jalan Rumah Hakim, Jalan Istana Laut, dan Kampung Datuk.
“Kami juga akan melanjutkan penataan Pulau Penyengat ini untuk tahap ketiga. Termasuk di dalamnya melanjutkan sisa perbaikan jalan yang masih belum terselesaikan tahap dua. Kemudian di tahap tiga nanti, kita juga akan mengembangkan rumah adat, serta pembangunan Tugu Bahasa,” ujar Gubernur Ansar.
Gubernur Ansar juga meminta dukungan Kementerian PUPR, untuk mendukung pembangunan rumah sakit di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun. Kemudian pembangunan pasar tipe C di Kabupaten Anambas, serta optimalisasi air bersih di Kota Tanjungpinang.
“Untuk proyek-proyek strategis yang ada di Kepri tersbut, kami sangat membutuhkan dukungan Pemerintah Pusat. Terutama masalah rumah sakit, agar bisa memberikan pelayanan kesehatan prima,” ujar Gubernur Ansar.
Begitu juga dengan ketersediaan air bersih di Kota Tanjungpinang. “Kami ingin Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepri, lebih dipandang dan layak dijadikan berandanya Kepri, bahkan beranda Indonesia,” ujar Gubenur Ansar.
Sementara itu Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, menyambut baik permintaan Gubernur Ansar tersebut. Diana mengapresiasi semangat pembangunan di Kepri, yang merupakan provinsi kepulauan dengan tantangan tersendiri melakukan proses pembangunan.
“Kami akan mendukung sepenuhnya revitalisasi Pulau Penyengat tahap ketiga. Begitu juga dengan rencana proyek-proyek lainnya. Pembahasan ini akan kami laporkan ke Menteri PUPR untuk dibahas lebih lanjut,” kata Diana. (hen)







