PLN Bantah Gangguan Listrik Tarempa Disebabkan Acara Lapangan Bola Sulaiman

ANAMBAS (Kepri.co.id) – PLN ULP Anambas memastikan gangguan listrik yang terjadi di wilayah Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, tidak berkaitan dengan kegiatan yang berlangsung di lapangan bola Abdul Sulaiman.

Manajer ULP PLN Anambas, Fahri, menegaskan pemadaman yang terjadi disebabkan kendala teknis pada sistem pembangkit.

Ia membantah anggapan masyarakat yang menyebut, gangguan listrik terjadi karena meningkatnya penggunaan daya akibat kegiatan di lokasi tersebut.

“Tidak ada, Bang. Tidak ada karena itu. Memang kendala di sistem pembangkit kemarin. Tidak ada kendala terkait acara atau apa pun,” ujar Fahri saat diwawancarai Kepri.co.id melalui sambungan WhatsApp (WA) , Minggu (16/8/2026).

Menurut Fahri, gangguan terjadi ketika terdapat kendala pada salah satu komponen mesin pembangkit.

Kondisi tersebut, membuat PLN harus mengambil langkah pengamanan dengan melakukan pemadaman sementara untuk mencegah gangguan berkembang lebih besar.

“Kalau penyebabnya dari mesin, kami langsung padamkan supaya kejadian itu tidak berlanjut. Setelah dipadamkan, kami investigasi. Setelah normal semua baru kami hidupkan kembali,” jelasnya.

PLN Pastikan Kesiapan Listrik Jelang 17 Agustus

Selain memberikan klarifikasi terkait penyebab gangguan, PLN ULP Anambas juga memastikan kesiapan sistem kelistrikan menjelang pelaksanaan peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Fahri mengatakan, pihaknya melakukan berbagai persiapan menjaga pasokan listrik selama rangkaian kegiatan masyarakat berlangsung. Menurutnya, PLN berupaya maksimal agar kebutuhan listrik dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami kondisi sekarang mencoba mempersiapkan semaksimal mungkin upaya kami, usaha kami, supaya berjalan lancar hendaknya acara 17 Agustus,” ungkap Fahri.

Ia menjelaskan, kesiapan tersebut dilakukan dengan memastikan kondisi mesin pembangkit dan jaringan listrik tetap dalam pemantauan.

Langkah tersebut, menjadi bagian dari upaya PLN menjaga keandalan sistem selama momen penting bagi masyarakat.

Sementara itu, terkait kedatangan sejumlah warga ke Kantor ULP PLN Anambas pada Sabtu (15/8/2026) malam, Fahri menyebut, situasi berlangsung aman dan kondusif. Warga datang meminta penjelasan mengenai kondisi listrik yang sempat mengalami gangguan.

“Tidak ada, tidak ada. Masyarakat datang dengan damai, hanya mempertanyakan terkait kondisi,” katanya.

Fahri menyampaikan masyarakat juga menerima penjelasan yang diberikan pihak PLN terkait penyebab gangguan dan langkah penanganan yang dilakukan.

“Kita coba sampaikan, alhamdulillah masyarakat pun tertib dan mendengarkan apa yang kami sampaikan,” tambahnya.

Dengan adanya penjelasan tersebut, PLN ULP Anambas berharap masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai kondisi kelistrikan.

PLN juga memastikan, evaluasi tetap dilakukan untuk menjaga pelayanan listrik bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas. (LS)