Waspada Batam Transit Narkoba, April – Mei Polda Kepri Amankan 10 Kg Sabu, 2,8 Kg Ganja, dan 1.489 Butir Ekstasi

Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs Tabana Bangun (tiga kanan) didampingi Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, (dua kanan) menunkukkan barang bukti penangkapan narkoba selama April - Mei 2023 di Mapolda Kepri, Senin (15/5/2023). (F. dok humas polda kepri)

BATAM (Kepri.co.id) – Kota Batam sebagai daerah perbatasan negara luar, menjadi salah satu pintu masuk/ transit narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

Dalam satu bulan April hingga Mei 2023 saja, Polresta Barelang berhasil mengamankan 10 Kilogram (Kg) narkotika jenis sabu, 2.855,09 Gram ganja dan 1.489 butir ekstasi, dari ungkap kasus tersebut sebanyak delapan orang tersangka ditangkap.

Baca Juga: Warga Malaysia Ditangkap Bahwa Narkoba “Happy Water” 1.392,53 Gram

Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs Tabana Bangun, mengatakan, dari penangkapan 10 Kg sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Alinlan Jin Xuan Tea, diamakan empat orang tersangka yakni berinisial AR (19), DP (29), EH (35), dan MY (41).

BACA JUGA:   Forum Pembauran Kebangsaan Anugerahkan Bapak Pembauran ke Walikota HM Rudi

Empat tersangka itu ditangkap pada (3/5/2023) di Pulau Semakau Kecil Perairan Laut Belakangpadang, Kota Batam. Tersangka mendapatkan upah Rp 30 sampai 40 juta.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Drs Tabana Bangun memberikan keterangan pers terkait pengungkapan narkoba selama April – Mei 2023 di Mapolda Kepri, Senin (15/5/2023). (F. dok humas polda kepri)

“Tersangka MY sebagai menerima pekerjaan atau orderan untuk membawa narkotika jenis sabu dari Malaysia, dengan tujuan Jombang, Provinsi Jawa Timur. Sementara tiga tersangka lainnya sebagai kurir adalah tersangka MY,” kata Irjen Tabana, Senin (15/5/2023).

Kemudian lanjut Kapolda Kepri, untuk penangkapan 1.489 butir ekstasi pada Jumat (7/5/2023) di samping Rumah Baloi Mas Indah Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, tersangkanya inisial MS (50), B (42) dan E (45).

BACA JUGA:   Kreativitas Olah Pikir dan Akal Budi, Siswa SMPN 56 Batam Olah Limbah Plastik Jadi Kursi Ecobrick

Baca Juga: Selama Bertugas di Kepri, Irjen Aris Paparkan Hampir 500 Kilogram Narkotika Diamankan

“Narkotika jenis ekstasi 1.489 butir ini, akan dijual kepada pelaku yang masih dalam pencarian dengan harga Rp180 juta, tersangka mendapat keuntungan sebesar Rp5 juta per orang,” jelas Kapolda Kepri.

Sedangkan untuk penangkapan 2.855,09 Gram ganja pada Senin (3/4/2023) di Taman bunga depan Ruko Cemara Asri Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, tersangka berinisial BDS (36).

Berdasarkan hasil keterangan tersangka BDS, ganja ini miliknya yang didapatkan seseorang di Medan. Saat ini, tersangka masih dalam pencarian.

BACA JUGA:   Marlin dan HMR Bagi-bagi Sertifikat saat Musrenbang di Bengkong

“Atas perbuatan tersebut, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati, atau pidana penjara seumur hidup atau paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” tuturnya.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan ruang Kota Batam menjadi tempat peredaran narkotika.

“Apabila ada yang melihat atau mendengar informasi adanya peredaran narkotika, segera laporkan kepada kepolisian terdekat,” pesannya. (amr)