Seorang petugas bank memegang uang kertas Rupiah di sebuah bank swasta di Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada 5 Juni 2026. (F. Xinhua/Bram Selo)
SURAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Pelemahan nilai tukar Rupiah semakin berdampak pada sektor riil, sehingga mendorong perusahaan-perusahaan menunda rencana pengembangan usaha, menekan pengeluaran yang tidak mendesak, melakukan diversifikasi pasar, meningkatkan penggunaan bahan baku lokal, serta memperkuat strategi perlindungan risiko nilai tukar mata uang. Demikian disampaikan sebuah organisasi industri Indonesia pada Kamis (4/6/2026). (hen/ xinhua-news.com)
Seorang petugas bank menghitung uang kertas Rupiah di sebuah bank swasta di Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada 5 Juni 2026. (F. Xinhua/Bram Selo)Sejumlah uang kertas Rupiah terlihat di sebuah bank swasta di Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada 5 Juni 2026. (F. Xinhua/Bram Selo)
Seorang nasabah berdiri di dekat monitor, menunjukan valuta uang asing terhadap Rupiah di sebuah bank swasta di Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada 5 Juni 2026. (F. Xinhua/Bram Selo)