SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Ekonomi Singapura tumbuh 4,1 persen secara tahunan (year on year/ yoy) pada kuartal ketiga (Q3) 2024, memperpanjang pertumbuhan 2,9 persen pada kuartal sebelumnya, menurut estimasi awal yang dirilis Kementerian Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Senin (14/10/2024).
Sektor manufaktur negara itu mengalami ekspansi 7,5 persen (yoy) pada Q3, rebound dari kontraksi sebesar 1,1 persen pada kuartal sebelumnya.
Baca Juga: Ekonomi Swasta Singapura Catat Ekspansi Dalam 19 Bulan Beruntun
Semua klaster manufaktur, kecuali klaster manufaktur biomedis, mencatat peningkatan dari Juni hingga September 2024.
Didukung output konstruksi sektor publik, sektor konstruksi tumbuh 3,1 persen (yoy) pada Q3, turun dari pertumbuhan 4,8 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya.
Baca Juga: Lebih Separo Investasi PMA di Batam Didominasi Singapura
Pertumbuhan industri penghasil jasa mengalami moderasi dari 3,6 persen pada kuartal kedua (Q2) menjadi 3,3 persen pada Q3. (amr/ xinhua-news.com)







