Produsen Plastik Kemasan Makanan China, Wankai, Bangun Pabrik di Cilegon

Produsen Plastik Kemasan Makanan China, Wankai, Bangun Pabrik di Cilegon
Foto tertanggal 9 Desember 2025 ini, menunjukkan upacara peletakan batu pertama pabrik Wankai New Materials di Kawasan Industri Krakatau (KIK), Cilegon, Banten. (F. Xinhua)

JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Produsen plastik kemasan makanan dan minuman asal China, Wankai New Materials, akan membangun fasilitas produksi resin polyethylene terephthalate (PET) berkapasitas 750.000 Ton per tahun di Kawasan Industri Krakatau (KIK) Cilegon, Banten.

Pabrik yang akan berdiri di atas lahan seluas 26 Hektare ini, telah melakukan proses peletakan batu pertama pada Selasa (9/12/2025) dan akan segera memulai tahap konstruksi. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 1,5 tahun, dengan nilai investasi mencapai 284 juta Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.688).

PT Krakatau Steel, selaku pengelola KIK, menyambut positif investasi tersebut karena Wankai merupakan perusahaan asal China pertama yang ada di kawasan itu. Kehadiran Wankai, diharapkan dapat mendorong lebih banyak lagi perusahaan China lainnya ke kawasan industri yang berlokasi di ujung barat Pulau Jawa itu.

Turut hadir dalam upacara peletakan batu pertama, Walikota Cilegon Robinsar, mengatakan, investasi Wankai ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Cilegon, terutama  membuka lapangan kerja baru, sehingga akan menekan angka pengangguran. Selain itu, kehadiran investasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi serta kemajuan daerah.

Berdiri sejak 2008 di China, Wankai merupakan pemasok bahan baku plastik PET yang banyak digunakan sebagai kemasan makanan dan minuman seperti botol minum. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Ratusan Pelaku Industri Kimia China Jajaki Peluang Investasi di Indonesia

Indonesia Investment Business Forum 2025 Perkuat Kerja Sama Investasi China dan Indonesia

Investasi China di Indonesia Tambah Lowongan Kerja

Nilai investasi China ke Indonesia Catat Pertumbuhan pada 2024

BP Terima Kunjungan Asosiasi Dagang dan Investasi China – Indonesia

Peneliti BRIN Sebut Teknologi dan Investasi China Bermanfaat bagi Pertumbuhan Indonesia