Peneliti BRIN Sebut Teknologi dan Investasi China Bermanfaat bagi Pertumbuhan Indonesia

Peneliti BRIN Sebut Teknologi dan Investasi China Bermanfaat bagi Pertumbuhan Indonesia
Salah satu industri nikel di Sulawesi, penanaman investasi dari China. (F. xinhua)

JAKARTA (Kepri.co.id) – Pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi China, telah menciptakan peluang untuk kolaborasi global, termasuk dengan Indonesia.

Demikian dikatakan Peneliti, Ketua Tim Penelitian China di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia, Hayati Nufus, seorang akademisi Indonesia dalam sebuah wawancara dengan Xinhua.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Jakarta. (XHTV)

China juga berkontribusi secara signifikan bagi perekonomian dunia. Sehingga, kesuksesan China juga merupakan kesuksesan bagi perekonomian dunia. Kontribusi yang besar tersebut, juga membawa peluang bagi negara-negara lain untuk berkolaborasi dengan China.

Dengan teknologi yang dikembangkan China, China juga membuka peluang transfer teknologi untuk negara-negara yang membutuhkan.

Baca Juga: Pakar BRIN Sebut Pembangunan China Bawa Dampak Positif bagi Indonesia dan Dunia

“Misalnya, di Indonesia, kita tahu bahwa kita telah bekerja sama dengan China dalam pembangunan kereta cepat dan infrastruktur lainnya. Ini tentu menjadi hal yang menguntungkan bagi Indonesia, karena Indonesia dapat belajar dari teknologi China untuk mengembangkan infrastrukturnya sendiri,” ujar Nufus.

Nufus juga menyoroti, investasi China telah membantu Indonesia menjembatani kesenjangan regional dengan mengarahkan berbagai sumber daya ke daerah-daerah yang kurang berkembang

“Jika Anda melihat data saat ini, investasi China sebenarnya banyak direalisasikan di daerah-daerah di Indonesia, yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian. Seperti Sulawesi, Kalimantan, dan daerah-daerah lainnya, yang tentunya akan bermanfaat bagi Indonesia dalam hal mengurangi kesenjangan pembangunan antara daerah-daerah di Indonesia. Itu satu hal yang mungkin berbeda dari investasi lain,” terang Nufus.

Baca Juga: Peneliti BRIN Sebut Prinsip Kebijakan Luar Negeri China Berkontribusi Jaga Perdamaian

Nufus menganalisas, bahwa China bersedia mendengarkan apa yang sesungguhnya dibutuhkan Indonesia. “Misalnya, di Kawasan Industri Morowali Indonesia, China bersedia untuk membantu Indonesia memajukan pengembangan industri nikel, menciptakan nilai tambah. Ini bukan soal berinvestasi saja,” pungkas Nufus. (amr/ xinhua-news.com)