Maskapai AS Kembali Layani Penerbangan ke Israel setelah Konflik dengan Iran

Penumpang berjalan di sebuah terminal di Bandar Udara Ben Gurion di dekat Tel Aviv, Israel, pada 9 April 2026. (F. Xinhua/Gil Cohen Magen)

YERUSALEM (Kepri.co.id – Xinhua) – Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS), United Airlines, kembali melayani penerbangan ke Israel pada Rabu (9/9/2026), dengan sebuah penerbangan dari Bandara Internasional Newark Liberty tiba di Bandara Ben Gurion. Demikian disampaikan pihak maskapai tersebut dan Otoritas Bandara Israel.

United menangguhkan penerbangan ke Israel pada akhir Februari 2026 menyusul memanasnya konflik antara AS-Israel dengan Iran.

Maskapai penerbangan tersebut telah kembali membuka rute Newark-Tel Aviv dengan dua penerbangan setiap hari dan berencana memulai kembali layanan dari Chicago dan Washington DC ke Tel Aviv pada akhir Oktober 2026.

Pada Senin (7/9/2026), Delta Air Lines menjadi maskapai penerbangan AS pertama yang kembali beroperasi di Israel sejak pecahnya perang tersebut, dengan satu penerbangan setiap hari dari New York ke Tel Aviv.

American Airlines, yang menangguhkan penerbangan ke Israel setelah pecahnya konflik multi-front pada Oktober 2023, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan kembali melayani rute ke Tel Aviv sebelum akhir Maret 2027. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Menteri Israel Desak Netanyahu Atasi Kepadatan di Bandara Ben Gurion Akibat Penumpukan Pesawat Militer AS

Media Sebut Pentagon Naikkan Level Ancaman Spionase Israel terhadap AS ke Level Tertinggi

Media Pemerintah Iran: Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel