Penulis: Suqyan Rahmat Alias Abang Mat
Peminat Sejarah dan Penggiat Sosial
SAYA adalah Europhile. Saya jadi Europhile karena saya suka dengan sejarahnya, arsitekturnya, dan alamnya. Saya suka sejarahnya karena sejarah Eropa adalah deretan sejarah yang sangat memikat dan berkaitan dengan sejarah Islam. Sejak zaman Nabi Muhammad SAW mengirim surat kepada Kaisar Heraclius, sampai zaman Constantinopel didirikan ulang Sultan Mehmed II. Dan sampailah ke zaman Eropa sekarang menjadi sebuah perhimpunan raksasa.

Saya suka arsitektur Eropa, karena arsitektur gedung-gedung di Eropa adalah karya seni yang menawan dan membanggakan. Orang-orang Eropa adalah orang-orang yang paling ahli membuat gedung, itu memang bakat alami mereka sejak dulu. Baik itu istana, katedral, hotel, rumah, kedai, benteng, dan monumen. Contohnya adalah istana di museum Louvre dan katedral Santa Maria Del Fiore di Firenze. Eropa adalah surga arsitektur.
Saya suka alam Eropa karena alam Eropa adalah yang paling memukau. Mulai dari pegunungan Alpen di Swiss, danau-danau di Jerman, perkebunan anggur di Italia, sampai dengan aurora di langit Swedia. Semuanya terlihat sempurna karena orang-orang Eropa adalah orang-orang yang paling pandai merawat. Sehingga, semua bentang alam terlihat seolah-olah seperti gambar yang hanya ada di dalam lukisan-lukisan.
Saya suka Eropa karena negaranya banyak dan umumnya setiap negara didirikan berdasarkan satu suku yang merupakan masyarakat asli di wilayahnya, contohnya adalah suku Jerman dengan negaranya Jerman. Tapi, bahkan suku Jerman bukan hanya memiliki negara Jerman, mereka juga mendirikan Austria dan Swiss. Termasuklah Liechtenstein. Orang-orang Eropa mengikuti apa yang diabadikan Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 60.
Orang Eropa umumnya berbadan tinggi besar, berkulit putih, berbola mata biru, berambut pirang, dan berhidung mancung. Mereka bisa mempunyai tubuh seperti itu karena sebab makanan, cuaca, dan kebiasaan. Wilayah mereka mengalami empat musim dalam setahun. Kebiasaan mereka setiap hari makan sapi, kentang, roti, keju, dilengkapi dengan susu. Dengan kebiasaan inilah mereka mempunyai badan yang tinggi besar, apalagi orang-orang Eropa yang di Eropa Tengah dan Eropa Utara.
Sedangkan orang-orang Eropa yang ada di sebelah selatan biasanya berambut hitam dan muka mereka banyak yang kearab-araban, contohnya adalah Alessandro Del Piero dan Raul Gonzales Blanco. Ini bisa terjadi, karena sejak berpuluh abad yang dulu orang-orang dari Afrika Utara memang banyak yang menyeberang ke Eropa untuk tinggal di sana. Dan mereka tak kembali lagi ke Afrika Utara sampai akhir hayat.
Karena tinggal di Eropa, akhirnya semua anak keturunan mereka secara alami juga menjadi seperti orang Eropa, bercakap dalam bahasa yang sama dan berbudaya yang sama dengan masyarakat asli setempat. Banyak juga yang kawin dengan masyarakat asli setempat, sehingga membuat muka anak keturunan masyarakat asli di wilayah setempat menjadi tercampur. Contoh perkawinan legendaris antara orang Eropa dengan orang Afrika Utara adalah perkawinan Julius Caesar dengan Cleopatra.
Orang-orang Eropa juga banyak yang datang ke Afrika Utara setelah zamannya Hannibal. Pada gelombang yang lain, orang Eropa mendatangi Afrika Utara ialah pada zaman penjelajahan Eropa. Diawali pelaut Portugis pada abad 15 dan dipuncaki setelah konferensi Berlin 1884. Yang mengesankannya lagi, ratusan tahun sebelum zaman penjelajahan itu orang-orang Arab juga pernah tinggal berabad-abad di Eropa, yaitu pada zaman keemasan Andalusia dan Sicilia.
Peradaban Eropa lahir di Yunani, sebuah wilayah yang banyak menghasilkan filsuf legendaris. Yang lebih memikatnya lagi adalah leluhur orang Eropa berasal dari Timur Tengah, dari Timur Tengah mereka masuk ke Yunani melalui Anatolia. Dari Yunani mereka semua menyebar ke seluruh penjuru Eropa dan melalui proses alamiah selama ribuan tahun akhirnya berubah menjadi orang Eropa. Orang-orang Eropa adalah keturunan Sam, anak nabi Nuh yang terbaik.
Setelah sekian lama, semua keturunan Sam itu melahirkan berbagai bahasa seperti yang kita ketahui sekarang. Ada bahasa yunani, bahasa Jerman, bahasa Italia, bahasa prancis, bahasa inggris, dan bahasa-bahasa lainnya yang ada di Eropa. Tentunya, proses ini terjadi jauh saat agama Islam dan Kristen belum ada. Pekerjaan mereka umumnya pada zaman dahulu pada awalnya adalah pejabat, petani gandum, peternak, pedagang, dan pembuat gedung.
Di antara semua orang Eropa yang paling hebat adalah orang Inggris, nama negara mereka adalah Britania Raya. Saya mengerti kenapa orang Inggris sangat bangga dengan ke-Inggris-annya. Pada puncak kejayaannya dulu, orang Inggris mengatur 1/4 wilayah di dunia. Sampai pernah ada istilah matahari tak pernah terbenam di wilayah kemaharajaan Britania.
Orang Inggris membuat banyak negara di benua lain. Contohnya adalah Kanada, Australia, dan New Zealand. Anehnya, semua negara yang rakyatnya banyak dari Britania adalah negara-negara maju, contohnya Australia. Semua kotanya adalah kota-kota yang hebat dan tingkat kemajuannya sama. Orang Inggris mendirikan negara di Australia, karena pada saat itu di pulau Australia belum ada negara. Orang-orang nusantara di Jawa dan Sumbawa selama berpuluh abad, tak terpikir mendirikan negara di sana.
Seperti orang Melayu, nenek moyang orang Inggris dulunya banyak yang menjadi pelaut. Itulah sebabnya, mereka dulu bisa sampai ke mana-mana. Andai dulu nenek moyang mereka tak pernah ke luar dari pulau Britania, tak akan mungkin bahasa mereka bisa menjadi seperti sekarang. Nilai uang mereka juga yang terbesar di dunia. Tapi anehnya, Poundsterling tak dipakai di Kanada, Australia, dan New Zealand. Padahal, kepala negara mereka semuanya adalah orang yang sama.
Anehnya lagi, saat ada negara-negara lain di Eropa yang mau bergabung dengan perhimpunan Eropa, Inggris malah ke luar. Bahkan, di tahun 2014 dengan jiwa besar mereka izinkan orang Scott mengadakan referendum kemerdekaan. Orang Inggris memang aneh sekaligus hebat. Tak perlu mengaku-ngaku, mereka adalah suku yang sangat demokratis.
Orang Inggris juga banyak berjasa kepada orang Melayu di semenanjung Malaya. Mereka membantu memutakhirkan kesultanan Melayu yang ada di sana, contohnya adalah pengadaan rel dan kereta. Mereka juga meninggalkan sistem hukum dan sistem pemerintahannya. Begitu juga dengan bahasanya yang menghubungkan semua orang dari berbagai penjuru dunia. Mereka juga memberikan nama yang mempesona kepada gabungan sembilan kesultanan disana, yaitu British Malaya.
Beruntungnya Hongkong yang sampai tahun 1997 masih di dalam kekuasaan Inggris. Pelabuhan yang istimewa di dunia ada di Hongkong. Menggantikan Singapura sejak tahun 1965, Hongkong juga menjadi pusat perfilman yang banyak menghasilkan film, contohnya adalah Dewa Judi yang diperankan Chow Yun Fat.
Sampai sekarang, orang Inggris masih mempertahankan kerajaan mereka, karena bagi mereka itu adalah kebanggaan mereka. Dinasti Windsor asalnya berketurunan Jerman, kemudian berkawin campur dengan keturunan Inggris. Kerajaan Inggris yang sekarang dipimpin Raja Charles III adalah jawaban bagi semua orang yang anti dengan kerajaan.
Orang Inggris yang pertama saya tahu adalah Rowan Atkinson. Saya paling suka nonton babak beliau di kota-kota kecil Inggris yang cantik dan tenang. Terasa sangat menyenangkan. Orang Inggris juga banyak menghasilkan band kelas dunia, di antaranya adalah The Beatles dan Queen. Tapi, band Inggris yang paling saya sukai adalah Oasis.
Liga Inggris juga adalah liga paling seru di dunia selama 23 tahun terakhir. Dimulai saat raja minyak dari Rusia membeli Chelsea dan Jose Mourinho dipilih jadi pelatihnya. Kebetulan Chelsea adalah tim kegemaran saya di liga Inggris, karena dulu banyak pemain Italianya. Terus, saat keluarga kerajaan Abu Dhabi membeli Manchester City. Liga Inggris menjadi semakin tak tertandingi pamornya.
Inggris mempunyai banyak lambang, yaitu Big Ben, Union Jack, Taxy, Bus, Telfon Umum, Rolls Royce Phantom V, dan Raja Inggris sendiri sebagai lambang utamanya. Tapi, lambang Inggris yang paling saya suka adalah British Royal Guards. Pengawal setia istana Buckingham. Inggris adalah suku yang telah mencapai puncak peradaban.
Selamat Hari Eropa. ***
—–
Penulis adalah alumni Universitas Islam Indonesia. Sosok yang mengkehendaki hujan deras tengah malam sampai pagi di setiap tidurnya. Dan merencanakan semua kecamatan di Batam memiliki taman seperti Dataran Engku Putri.
*) Semua isi opini ini tanggung jawab penulis, bukan sikap redaksi.







