Trump Sebut AS akan Hentikan Serangan Usai Houthi Janji Lakukan Gencatan Senjata

Trump Sebut AS akan Hentikan Serangan Usai Houthi Janji Lakukan Gencatan Senjata
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berbincang dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, Selasa (6/5/2025). (F. Xinhua)

WASHINGTON DC (Kepri.co.id – Xinton)Amerika Serikat (AS) akan menghentikan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman, demikian disampaikan Presiden AS, Donald Trump pada Selasa (6/5/2025), setelah rentetan pengeboman yang dilakukan AS selama hampir dua bulan.

Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Washington DC. (XHTV)

Menjelang pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, Trump mengatakan, penghentian tersebut akan segera dimulai, usai kelompok Houthi mendatangi pemerintah AS pada Senin (5/5) malam waktu setempat yang mengindikasikan “mereka ingin menghentikan pertempuran.”

“Kami mendapat kabar yang sangat baik tadi malam, Houthi telah mengumumkan mereka tidak ingin bertempur lagi. Mereka tidak ingin bertempur lagi. Kami akan menghormati hal itu, dan kami akan menghentikan pengeboman, dan mereka telah menyerah,” ujar Donald Trump.

Sejak Maret 2025, militer AS telah menyerang setidaknya 800 target di Yaman dan menewaskan ratusan anggota Houthi, ungkap Komando Pusat (Central Command/ CENTCOM) AS. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:

Kelompok Houthi Klaim Serangannya Jatuhkan Jet Tempur F-18 Milik AS

Houthi Laporkan Puluhan Serangan Udara Baru AS di Yaman Utara

Kelompok Houthi Klaim Jatuhkan Drone MQ-9 milik AS di Yaman Tengah

Kelompok Houthi Yaman Klaim Lakukan Serangan Terhadap “Kapal Israel” di Mediterania

Ribuan Orang Berunjuk Rasa di Sanaa, Protes Serangan Udara AS di Yaman dan Perang Gaza

Jumlah Korban Jiwa Akibat Serangan Udara AS Semalaman di Yaman, Bertambah Jadi 31 Orang