KAIRO (Kepri.co.id – Xinhua) – Presiden Mesir, Abdel-Fattah al-Sisi dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Hakan Fidan menggelar pertemuan di Alamein, Mesir utara, Senin (5/8/2024).
Pertemuan tersebut, membahas isu-isu regional terkini dan risiko eskalasi konflik, menurut sebuah pernyataan dari kepresidenan Mesir.
Al-Sisi mendeskripsikan situasi terkini di Timur Tengah, sebagai situasi yang sangat sulit dan berbahaya, serta menyerukan “kewaspadaan yang ekstrem” dan “pengambilan keputusan yang bijaksana.”
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Kairo. (XHTV)
Al-Sisi menegaskan kembali peringatan Mesir tentang bahaya perluasan konflik, yang mengancam perdamaian serta keamanan regional dan internasional.
Kedua belah pihak mengecam “kebijakan eskalasi Israel” dan menekankan kegentingan situasi regional, menurut pernyataan itu, serta menambahkan, kedua belah pihak menegaskan kembali perlunya memajukan solusi komprehensif isu Palestina, berdasarkan solusi dua negara, untuk mencapai keadilan, keamanan, dan stabilitas yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Fidan mengonfirmasi pertemuan tersebut di media sosial, tetapi tidak memberikan rincian spesifik. Kunjungannya ke Mesir, yang dimulai pada Minggu (4/8/2024) atas undangan Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, juga termasuk singgah di pelabuhan al-Arish, perbatasan Rafah, dan Pusat Logistik Bulan Sabit Merah Mesir. (amr/ xinhua-news.com)







