WASHINGTON DC (Kepri.co.id – Xinhua) – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Minggu (3/8/2025) mengatakan, dua kapal selam nuklir telah tiba “di tempat yang seharusnya”, menyusul perintah pengerahan yang dia keluarkan dua hari sebelumnya.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Washington DC. (XHTV)
(Pertanyaan: Terkait Rusia, Pak Presiden, apakah kapal selam nuklir tersebut telah dikerahkan untuk menghadapi Rusia?)
“Saya sudah memberikan pernyataan, dan jawabannya adalah, mereka (kapal selam nuklir) berada di wilayah tersebut… di tempat yang seharusnya,” jawab Donald Trump.
Trump pada Jumat (1/8/2025) melalui akun Truth Social miliknya, mengatakan, dirinya telah memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir “di wilayah yang strategis” menyusul perselisihannya dengan Dmitry Medvedev, mantan presiden sekaligus Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia.
“Sebuah ancaman telah dilontarkan oleh mantan Presiden Rusia, dan kami akan melindungi rakyat kami,” kata Donald Trump.
Pada 28 Juli 2025 lalu, Trump mempersingkat batas waktu bagi Moskow, untuk mengakhiri konflik dengan Ukraina menjadi “10 atau 12 hari” dari tenggat awal selama 50 hari, dengan alasan kekecewaan terhadap “kurangnya kemauan berkompromi dari pihak Moskow”.
Pada hari yang sama, Medvedev menyebutkan,Trump sedang memainkan “permainan ultimatum dengan Rusia”, dan menyebut ancamannya sebagai “langkah menuju perang … dengan negaranya sendiri”. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Tsunami Hantam Wilayah Timur Jauh Rusia Pascagempa Bumi Dahsyat
Menlu Turki dan Rusia Bahas Konflik Ukraina dan Pelayaran di Laut Hitam
Zelensky Konfirmasi Sejumlah Jet Tempur F-16 Tiba di Ukraina







