Eropa Hadapi Ancaman Tarif dari AS, PM Polandia Serukan UE Tetap Bersatu

Eropa Hadapi Ancaman Tarif dari AS, PM Polandia Serukan UE Tetap Bersatu
Perdana Menteri (PM) Denmark, Mette Frederiksen (kiri) dan PM Polandia, Donald Tusk berbincang di luar venue sebelum pertemuan para pemimpin Uni Eropa di Brussel, Belgia, pada 3 Februari 2025. (F. Xinhua/Peng Ziyang)

WARSAWA (Kepri.co.id – Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Polandia, Donald Tusk menyerukan Uni Eropa (UE) tetap bersatu di saat blok tersebut menghadapi ancaman perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Berbicara dalam pertemuan para pemimpin UE pada Senin (3/2/2025) di Brussel, Tusk memperingatkan ketegangan perdagangan dengan Washington akan menjadi paradoks yang kejam bagi Eropa.

Baca Juga: Tesla dan BMW Bergabung dengan Produsen Kendaraan Listrik China Gugat Tarif UE

Tusk pun menekankan pentingnya solidaritas dalam menghadapi tantangan, yang ditimbulkan oleh sekutu terdekat Eropa tersebut.

“Ini mungkin merupakan ujian pertama bagi solidaritas dan persatuan UE dalam situasi yang sangat tidak biasa, ketika kita berhadapan dengan serangkaian kejutan dari sekutu terdekat kita,” tutur Tusk, seperti dikutip Kantor Berita Polandia.

Eropa Hadapi Ancaman Tarif dari AS, PM Polandia Serukan UE Tetap Bersatu
Bendera Uni Eropa berkibar di luar Gedung Berlaymont, kantor pusat Komisi Eropa, di Brussel, Belgia, pada 29 Januari 2025. (F. Xinhua/Meng Dingbo)

Tusk menekankan dibutuhkan “akal sehat, ketenangan, dan tanggung jawab” menangani potensi konflik perdagangan.

Baca Juga: Akademisi Singapura Kritik Rencana Tarif Trump, Ada Harga yang Harus Dibayar

“Kita harus mampu menjaga hubungan dengan AS. Namun, kita juga harus memiliki harga diri dan kekuatan kita sendiri. Kita harus bersatu padu tanpa keraguan,” imbuhnya.

AS merupakan mitra dagang terbesar bagi UE, dengan negara-negara Eropa kebanyakan mengekspor obat-obatan, mobil, dan mesin mutakhir ke AS.

Baca Juga: Biden Sebut Pendekatan Tarif Trump Sebagai “Kesalahan Besar”

Tahun 2023, UE membukukan surplus perdagangan sebesar 85,6 miliar Euro (1 Euro = Rp16.824) atau sekitar 88,68 miliar Dolar AS (1 Dolar AS = Rp16.453) dengan Amerika Serikat, menurut Eurostat.

Namun, Presiden AS Donald Trump mengkritik ketidakseimbangan perdagangan itu, dengan alasan defisit perdagangan AS-UE mencapai 213 miliar Dolar AS pada 2024.
Trump menyebut, defisit itu sebagai “kekejaman” dan berjanji dengan “kepastian penuh” untuk mengenakan tarif pada barang-barang UE.

Eropa Hadapi Ancaman Tarif dari AS, PM Polandia Serukan UE Tetap Bersatu
Foto yang diabadikan pada 18 Januari 2025 ini, memperlihatkan gedung Capitol Amerika Serikat (AS) di Washington DC, AS. (F. Xinhua/Wu Xiaoling)

Menyebut perang dagang sebagai “kesalahan total”, Tusk menggambarkan situasi tersebut, sebagai “salah satu paradoks paling kejam” bagi UE, mengingat aliansinya dengan AS.

Baca Juga: UE Bersiap Lawan Potensi Tarif Perdagangan Trump

Tusk berharap sikap UE yang “tegas, jelas, dan bersahabat” akan didengar oleh pemerintah AS. (hen/ xinhua-news.com)