BATAM (Kepri.co.id) – Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Batam bersilaturahmi ke Sekretariat Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kepulauan Riau (Kepri) di Tiban Indah, Jumat (3/10/2025).
Kunjungan ini, menjadi tindak lanjut atas nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) yang sebelumnya ditandatangani antara BSI Pusat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ASPPI.
MoU bernomor 05/098-MOU/DIR tanggal 8 Agustus 2025 itu, mencakup pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan syariah, edukasi keuangan, serta berbagai kerja sama strategis lain yang dapat mendukung kebutuhan anggota ASPPI.
Rombongan BSI Batam dipimpin Area Manajer, Haekal Saddam Husein, yang menegaskan posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia. ”Per akhir kuartal III-2024, BSI mencatat total aset Rp370,72 triliun. Kami juga menguasai 41,13% pangsa pasar industri perbankan syariah nasional, pada kuartal I-2024,” ujar Haekal.
Dalam pertemuan tersebut, BSI juga memperkenalkan berbagai produk unggulan, di antaranya:
- Tabungan Bisnis, dirancang untuk pelaku usaha dengan fasilitas transaksi hingga Rp500 juta per bulan, promo bebas biaya BI FAST 100 kali per bulan, serta akses layanan digital BSI.
- Tabungan Haji, produk favorit jamaah haji dan umroh di Indonesia, dengan program menabung berhadiah umroh.
- Tabungan Perencanaan, tabungan berjangka dengan sistem autodebet dan perlindungan asuransi syariah.
- BSI Bank Emas, layanan inovatif perbankan emas pertama di Indonesia dengan produk emas digital, emas fisik, dan ATM emas.
Kedatangan BSI Batam disambut langsung oleh Ketua ASPPI Kepri, Justitia Primadona, didampingi Wakil Ketua I Buralimar, Sekretaris Martha, Wakil Sekretaris Supratman, dan Kepala Bidang Organisasi dan Hubungan Kelembagaan Evy.
Dalam pertemuan itu, ASPPI Kepri menyampaikan sejumlah usulan program kerja 2025–2026 yang berpotensi dijalankan bersama BSI. ”Detail kesepakatan teknis akan dibicarakan pada pertemuan lanjutan. Harapannya, kolaborasi ini memberi manfaat nyata bagi sektor pariwisata dan anggota ASPPI,” ungkap Justitia.
Wakil Ketua I ASPPI Kepri, Buralimar, menambahkan, sektor pariwisata menyumbang devisa negara dan meningkatkan perekonomian daerah.
“Sehingga, sektor perbankan dan pariwisata bisa dikolaborasikan,” ujar Buralimar, pensiunan Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri ini.
Silaturahmi ditutup dengan diskusi ringan dan foto bersama. Selain Haekal, hadir pula dari pihak BSI, Aisyah Nur Utami N, Daniel Candra, dan Fahmi F Syah. (asa)
BERITA TERKAIT:
Justitia Primadona Kembali Pimpin ASPPI Kepri Periode Kedua
Rumah Limas Potong Nongsa, Pesona Cagar Budaya yang Hidup Kembali di Hari Pariwisata Dunia
Menparekraf dan Kepala BP Batam, Kunjungi Desa Wisata Mangrove di Nongsa
Indonesia Bidik Pasar China untuk Kedatangan Wisatawan Asing
