MEXICO CITY (Kepri.co.id – Xinhua) – Claudia Sheinbaum Pardo dilantik sebagai wanita pertama Meksiko yang menjabat presiden dalam sebuah upacara yang khidmat di Kongres, Selasa (1/10/2024).
“Saya bersumpah akan menjunjung dan menegakkan Konstitusi Politik Negara Meksiko … dan untuk dengan setia dan patriotik menjalankan jabatan presiden republik yang telah diamanatkan rakyat kepada saya,” ujar Sheinbaum sembari mengangkat tangan sebagai tanda sumpah.
Koresponden Kantor Berita Xinhua melaporkan dari Mexico City. (XHTV)
Sheinbaum memenangkan pemilihan presiden pada Juni 2024, dengan perolehan suara terbanyak, sehingga menjadi wanita pertama yang memangku jabatan tersebut.
Dalam pesan pertamanya kepada rakyat sebagai presiden, Sheinbaum mengatakan, negara Amerika Latin itu telah memasuki era perubahan, di mana perempuan menjadi protagonis.
Pemerintahan, kata Sheinbaum, akan terus memperdalam proses reformasi yang dimulai oleh pendahulunya Andres Manuel Lopez Obrador, sebagai bagian dari apa yang disebut Transformasi Keempat Meksiko, yang bertujuan mendorong penentuan nasib sendiri dan pembangunan dengan berfokus pada upaya membantu mengentaskan kemiskinan.
Dalam pidatonya, yang beberapa kali diselingi tepuk tangan dan sorakan. Sheinbaum memuji warisan politik Lopez Obrador, menggambarkan mantan presiden tersebut sebagai sosok demokrat dan patriot sejati, dalam tradisi pahlawan nasional yang hebat di negara itu.
Sheinbaum, yang akan menjabat untuk periode 2024-2030, telah meluncurkan rencana pemerintah berisi 17 poin yang memprioritaskan “austeritas republik” (pengetatan anggaran belanja) pendahulunya, yang menolak gaya hidup mewah dan korupsi para mantan pejabat pemerintah, serta memperkuat program-program kesejahteraan dan pendidikan.
Rencana tersebut juga memperkuat hak-hak terkait keberagaman gender dan mempercepat transisi energi untuk pembangunan.
Dalam kebijakan luar negeri, rencana itu bertujuan mempertahankan perjanjian perdagangan bilateral dan Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (United States-Mexico-Canada Agreement/ USMCA) tentang perdagangan bebas, serta mendorong investasi di negara tersebut. (amr/ xinhua-news.com)







