Komisi III DPRD Batam Desak DLH Tertibkan TPS Liar dan Benahi Pengelolaan Sampah

Komisi III DPRD Batam Desak DLH Tertibkan TPS Liar dan Benahi Pengelolaan Sampah
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo. (Sumber: DPRD Batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Komisi III DPRD Kota Batam menyoroti masih maraknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah wilayah, sebagai indikasi bahwa pengelolaan sampah di Kota Batam belum berjalan optimal.

Melalui fungsi pengawasannya, DPRD meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam meningkatkan pengawasan di lapangan dan memastikan, seluruh petugas menjalankan tugas secara maksimal untuk mencegah munculnya titik-titik pembuangan sampah ilegal.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo, mengatakan, keberadaan TPS liar yang terus bermunculan menunjukkan perlu pengawasan yang lebih intensif dan berkelanjutan.

”Sekarang sudah ada pengawas lapangan. Mereka harus aktif dan tegas menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugasnya,” ujar Arlon, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, keberadaan TPS liar bukanlah persoalan baru. Bahkan, sebagian besar titik pembuangan ilegal kerap muncul di lokasi yang sama, sehingga seharusnya menjadi fokus pengawasan petugas di lapangan.

”Lokasi TPS liar itu selalu muncul di titik tertentu. Artinya, titik tersebut harus benar-benar diawasi, agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan,” katanya.

Arlon juga meminta DLH melakukan evaluasi, terhadap kinerja petugas pengawas yang dinilai belum mampu menekan munculnya TPS liar. Ia menegaskan, langkah pembenahan perlu dilakukan demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.

Selain persoalan TPS liar, Komisi III DPRD Batam turut menyoroti sistem pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, yang hingga kini masih didominasi metode landfill atau penimbunan.

Menurut Arlon, metode tersebut tidak dapat terus diandalkan sebagai solusi jangka panjang, mengingat volume sampah Kota Batam yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

”Sampah di TPA harus dicarikan solusi. Jangan lagi hanya ditimbun. Harus dipikirkan, bagaimana sampah yang terkumpul bisa diolah atau dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan, tahun anggaran 2026 telah berjalan hampir lima bulan dan anggaran pengelolaan sampah sudah disahkan. Karena itu, DPRD berharap program-program yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan, dan memberikan dampak nyata bagi perbaikan layanan kebersihan.

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, menyatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Batam.

Salah satu program yang tengah dimatangkan adalah sistem pengangkutan sampah berbasis swakelola dengan melibatkan pihak ketiga, khususnya untuk kawasan perumahan dan pusat bisnis.

”Kami sedang mematangkan program pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak ketiga,” kata Dohar.

Selain itu, DLH juga melakukan sosialisasi pembangunan TPS resmi di sejumlah kawasan perumahan, sebagai langkah mengurangi praktik pembuangan sampah sembarangan.

Dohar mengakui, keterbatasan armada pengangkut masih menjadi tantangan dalam pelayanan kebersihan. Namun, penambahan armada saat ini sedang berproses melalui mekanisme pengadaan.

”Kota Batam memang masih kekurangan armada. Namun, saat ini sedang dalam proses tender,” ujarnya.

Untuk menekan keberadaan TPS liar, DLH telah mengoperasikan armada khusus yang setiap hari membersihkan titik-titik pembuangan ilegal. Beberapa lokasi yang masih menjadi perhatian, antara lain kawasan Seipanas dan depan Graha Kepri, Batam Centre.

”Setiap pagi titik-titik tersebut dibersihkan, karena masih ada warga yang membuang sampah di sana,” jelasnya.

DLH juga mengajak masyarakat, berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah di TPS resmi dan mengikuti jadwal pengangkutan yang telah ditetapkan.

”Memang masih ada beberapa kompleks yang pengangkutan sampah mengalami keterlambatan. Namun, kami terus berupaya menormalkan pelayanan, agar penanganan sampah di Batam semakin baik,” tutup Dohar. (amr)

BERITA TERKAIT:

Soroti Permasalahan Sampah, Li Claudia Imbau Masyarakat Batam Jaga Kebersihan Lingkungan

Sekda Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Drainase

Apresiasi Peduli Lingkungan, Walikota Bagikan Tong Sampah

PT SJP Siap Kelola Sampah TPA Telagapunggur Tanpa Gunakan APBD

Wakil Kepala BP Batam: Penanganan Sampah dan Penertiban Papan Reklame Liar Jadi Prioritas