Kabut Asap Selimuti Tanjungpinang, FKPPI Bagikan Masker kepada Pelaku UMKM

Kabut Asap Selimuti Tanjungpinang, FKPPI Bagikan Masker kepada Pelaku UMKM
Pengurus Cabang 3102 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (KB FKPPI) Kota Tanjungpinang membagikan masker kepada pedagang UMKM dan masyarakat di kawasan Tepi Laut, Taman Gurindam 12 hingga Jalan Hang Tuah, Tanjungpinang, Jumat (2/10/2026) sore. (F. Suharmaji)

TANJUNGPINANG, Kepri.co.id — Kabut asap yang menyelimuti Kota Tanjungpinang, mendorong Pengurus Cabang 3102 Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (KB FKPPI) Kota Tanjungpinang, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, turun langsung membagikan masker kepada masyarakat.

Ratusan masker dibagikan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan Tepi Laut, Taman Gurindam 12 hingga Jalan Hang Tuah, Tanjungpinang, Jumat (2/10/2026) sore.

Kegiatan tersebut, mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM dan masyarakat. Pengurus KB FKPPI membagikan masker secara langsung dan humanis kepada warga, yang tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Kabut asap yang disebut merupakan kiriman dari wilayah Kalimantan dan Pulau Sumatera tersebut, membuat jarak pandang di sejumlah kawasan Tanjungpinang terganggu. Kondisi itu juga dikhawatirkan berdampak terhadap kenyamanan masyarakat, terutama mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

”Alhamdulillah, mendapat masker gratis dari teman-teman anggota KB FKPPI,” kata Iwan, salah seorang pelaku UMKM di kawasan Taman Gurindam 12.

Hal senada disampaikan Santi, pelaku UMKM yang berjualan camilan di kawasan Jalan Hang Tuah, Melayu Square. Ia mengaku terbantu dengan pembagian masker tersebut.

”Terima kasih sudah diberikan masker. Ini sangat membantu kami yang setiap hari berjualan di luar,” ujarnya.

Ketua PC 3102 KB FKPPI Kota Tanjungpinang, Agus Riawantoro SH, mengatakan, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian organisasi bersama BPBD Kota Tanjungpinang terhadap masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang tetap menjalankan aktivitas ekonomi di kawasan Tepi Laut.

Menurutnya, masker yang dibagikan berbahan kain katun ramah lingkungan, sehingga dapat dicuci dan digunakan kembali.

”Masker yang dibagikan kepada UMKM di Tepi Laut Taman Gurindam 12 ini terbuat dari kain katun ramah lingkungan, bisa dicuci dan digunakan berulang kali. Kami berharap, masker ini dapat dipakai para pelaku UMKM saat beraktivitas dan berjualan,” kata Agus kepada awak media.

Ia menambahkan, penggunaan masker saat kondisi udara dipenuhi kabut asap dapat menjadi salah satu upaya, mengurangi paparan debu dan partikel polusi yang terhirup saat beraktivitas di luar ruangan.

Kegiatan pembagian masker ini, sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tetap bekerja dan beraktivitas di tengah kondisi udara yang belum menentu. (adji)