Meriahkan HUT ke-81 Jawa Barat, KCIC Hadirkan Seni Budaya Sunda di Stasiun dan Perjalanan Whoosh

Para penari menampilkan Tari Merak dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Provinsi Jawa Barat, untuk menyambut kedatangan penumpang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal juga sebagai Whoosh, di Stasiun Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada 19 Agustus 2026. (F. Xinhua/Septianjar Muharam)

JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Barat, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan sejumlah pertunjukan hiburan tradisional Sunda di area stasiun dan di dalam perjalanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), atau yang dikenal sebagai Whoosh, pada Rabu (19/8/2026).

“Melalui pertunjukan seni dan budaya, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih berkesan kepada penumpang, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Jawa Barat,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa dalam keterangan resminya.

Di Stasiun Padalarang, kemeriahan HUT Jawa Barat ini hadir melalui pertunjukan kecapi suling dan Tari Merak di area tunggu penumpang. Mojang Jajaka juga turut hadir menyapa penumpang serta membagikan suvenir sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Sementara itu, nuansa budaya Jawa Barat juga dihadirkan di dalam perjalanan Whoosh dari Halim menuju Padalarang melalui pertunjukan Tari Topeng.

Sejumlah penari menampilkan Tari Topeng Cirebon di salah satu gerbong Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), yang dikenal juga sebagai Whoosh, dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Barat saat kereta melaju di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada 19 Agustus 2026.  (F. Xinhua/Septianjar Muharam)

Jawa Barat memiliki peran penting dalam layanan kereta cepat ini, mengingat tiga dari empat stasiun Whoosh berada di wilayah Jawa Barat, yakni Padalarang, Tegalluar Summarecon, dan Karawang.

Berdasarkan data per Agustus 2026, tiga stasiun Whoosh di Jawa Barat mencatat rata-rata kumulatif lebih dari 18 ribu aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang setiap hari. Berdasarkan volumenya, Stasiun Padalarang mencatat sekitar 13 ribu penumpang naik dan turun per hari, Tegalluar Summarecon sekitar 5 ribu penumpang per hari, dan Karawang sekitar 1.000 penumpang per hari. Menurut Eva, data ini menunjukkan peran penting Whoosh dalam mendukung konektivitas masyarakat dari dan menuju Jawa Barat.

Selain memeriahkan hari jadi Provinsi Jawa Barat, Whoosh belum lama ini juga turut memeriahkan HUT ke-81 Indonesia pada 17 Agustus lalu dengan menghadirkan kelompok paduan suara yang menyanyikan lagu-lagu nasional, para petugas yang mengenakan beragam busana adat dari berbagai daerah, serta pembagian suvenir Whoosh. (hen/ xinhua-news.com)

BERITA TERKAIT:
Angkut 184 Ribu WNA, Wisatawan Malaysia Dominasi Penumpang Asing Whoosh Selama H1 2026

Layani 126.000 Lebih Penumpang saat Libur Panjang, Whoosh Kembali Buktikan Kemampuan Berikan Layanan Berkualitas Tinggi

Whoosh Catat Lebih dari 15 Juta Perjalanan Penumpang Sejak Awal Beroperasi

Kereta Cepat Whoosh Merayakan HUT RI Dengan Membentangkan Bendera Sepanjang 208 Meter

Stasiun Whoosh Karawang Catat 5.500 Penumpang Dalam 10 Hari Pertama Beroperasi

Jajaran CEO Perusahaan Kereta ASEAN Uji Kecanggihan Kereta Cepat Whoosh

Kado Manis HUT RI, Masinis Indonesia Mulai Kemudikan Whoosh Berpenumpang