ANAMBAS (Kepri.co.id) – Kejadian pohon tumbang yang kembali menyebabkan pemadaman listrik di Kecamatan Jemaja Timur, menjadi pengingat pentingnya perawatan pohon di sepanjang jalur jaringan listrik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jemaja Timur menilai, langkah pencegahan melalui pemangkasan dan perawatan berkala perlu dilakukan, agar gangguan serupa dapat diminimalkan.
Peristiwa itu terjadi di dekat kandang sapi milik Jiji, sebelum Kampung Dapit, Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 08.07 WIB. Pohon tumbang melintang di badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat terganggu. Selain itu, batang pohon menimpa kabel jaringan PLN, mengakibatkan aliran listrik menuju tiga desa di Kecamatan Jemaja Timur padam total.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, Tim Pos BPBD Jemaja Timur bersama instansi terkait segera menuju lokasi. Petugas melakukan asesmen, mengamankan area, serta mengevakuasi pohon yang menutup akses jalan. Pada saat yang sama, koordinasi dilakukan dengan pihak PLN, agar penanganan kabel terdampak dapat berlangsung aman.
Pentingnya Langkah Pencegahan
Koordinator Pos BPBD Jemaja Timur, Ady Kurniawan, menjelaskan, pohon diduga tumbang akibat kondisi batang yang telah lapuk, serta akar yang tidak lagi memiliki daya cengkeram yang kuat terhadap tanah. Kondisi tersebut meningkatkan risiko pohon roboh, terutama ketika diterpa cuaca buruk atau angin kencang.
Menurut Ady, gangguan listrik akibat pohon maupun ranting yang menimpa jaringan PLN bukan kali pertama terjadi di Kecamatan Jemaja Timur. Kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang lebih terencana.
“Di kawasan Jemaja Timur, kejadian listrik padam akibat batang maupun ranting pohon yang menimpa jaringan PLN sudah beberapa kali terjadi. Karena itu, kami berharap, ada upaya pemangkasan dan perawatan pohon secara berkala di sepanjang jalur jaringan listrik, agar kejadian serupa dapat diminimalisasi,” ujar Ady Kurniawan.
Usulan tersebut dinilai menjadi salah satu solusi, mengurangi risiko pemadaman listrik. Sekaligus, menjaga keselamatan pengguna jalan. Perawatan vegetasi di sekitar jaringan listrik, dapat membantu mencegah kerusakan infrastruktur, serta mempercepat keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Kolaborasi Percepat Penanganan
Proses evakuasi melibatkan personel Pos BPBD Jemaja Timur, Satpol PP Kecamatan Jemaja Timur, Babinsa Jemaja Timur, Kepala Desa Ulu Maras, serta masyarakat setempat. Gotong royong yang dilakukan, membuat proses pembersihan berjalan lancar sehingga badan jalan kembali dapat dilalui kendaraan.
Sementara itu, petugas PLN langsung menangani perbaikan jaringan listrik yang terdampak sesuai prosedur. Upaya tersebut dilakukan, agar pasokan listrik ke wilayah yang mengalami pemadaman dapat segera dipulihkan.
BPBD Jemaja Timur mengimbau masyarakat, meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang dipenuhi pepohonan besar. Selain itu, warga diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau instansi terkait, apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang. Pelaporan sejak dini, diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Sehingga, risiko gangguan lalu lintas maupun pemadaman listrik dapat ditekan. (Ls)
BACA JUGA:
STAI Paduka Anambas Cetak Sejarah, 63 Sarjana Angkatan Pertama Resmi Diwisuda
HNSI Anambas Perkuat Sinergi dengan Polri untuk Mengoptimalkan Pengawasan Wilayah Perbatasan Laut
Nama Kajari Anambas Dicatut Minta Uang, Sigit: Seluruh Tindakan Tersebut Penipuan
Kepemimpinan Bawa Anambas Maju, Datok Aneng Dianugerahi Tokoh Inspiratif Nasional SMSI 2026






