SINGAPURA (Kepri.co.id – Xinhua) – Otoritas Transportasi Darat (Land Transport Authority/LTA) Singapura telah memberikan enam kontrak untuk 660 bus listrik baru, yang terdiri dari 360 unit bus satu tingkat dan 300 unit bus dua tingkat. Bus-bus baru ini akan dikerahkan secara bertahap mulai akhir tahun 2026, untuk menggantikan armada bus diesel yang akan mencapai batas akhir masa pakainya menurut undang-undang.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin (15/12/2025), LTA mengatakan langkah ini menandai pembelian skala besar pertamanya untuk bus dua tingkat bertenaga listrik.
Otoritas tersebut juga membuka tender pada November 2025, untuk memasang sistem pengisian daya kendaraan listrik guna mendukung elektrivikasi armada bus umum negara tersebut.
Singapura menargetkan, untuk mewujudkan armada bus umum yang sepenuhnya menggunakan energi bersih per 2040. Per 2030, bus listrik diharapkan akan meliputi separuh armada, dengan lebih banyak tender untuk bus listrik akan diluncurkan dalam beberapa tahun mendatang, menurut pernyataan tersebut. (hen/ xinhua-news.com)
BERITA TERKAIT:
Output Manufaktur Singapura Turun 1,3 Persen Secara Tahunan pada Februari 2025
Pemerintah Singapura Dukung Inovasi Kerja Sama Batam dan Singapura
Sambangi Kepala BP Batam, Menteri Singapura Puji Perkembangan Ekonomi Batam
Singapura Luncurkan Standar Baru untuk Pangkas Konsumsi Energi TI Pusat Data Sebesar 30 Persen
Lanud Hang Nadim Dukung Kegiatan Latgab Bersama Pasukan Khusus TNI dan Singapura







