PLN Batam Tegaskan: Penyesuaian Tarif Hanya untuk Rumah Tangga Mampu dan Pemerintah, Gelar Diskusi Terbuka

PLN Batam Tegaskan: Penyesuaian Tarif Hanya untuk Rumah Tangga Mampu
Suasana diskusi digelar PT PLN Batam di Kecamatan Sekupang, terkait penyesuaian tarif kepada pelanggan rumah tangga mampu dan instansi pemerintah, baru-baru ini. (Sumber: PLN Batam)

BATAM (Kepri.co.id)PT PLN Batam menggelar diskusi terbuka kepada masyarakat, untuk memberikan penjelasan langsung mengenai kebijakan penyesuaian tarif listrik triwulan III tahun 2025.

Edukasi publik ini, menandai komitmen PLN Batam terhadap transparansi informasi dan komunikasi aktif dengan pelanggan serta pemangku kepentingan. Melalui diskusi ini, PLN Batam menegaskan, penyesuaian tarif hanya untuk rumah tangga mampu dan pemerintah dan layanan listrik tetap diutamakan.

Penyesuaian tarif yang mulai berlaku untuk pemakaian bulan Juli 2025 ini, hanya berdampak pada rumah tangga mampu dengan daya 3.500 VA ke atas dan instansi pemerintah, yaitu sebesar 1,43%. Artinya, 92,51% pelanggan tidak terdampak oleh kebijakan ini.

Diskusi Langsung dan Terbuka di Empat Lokasi

Mulai Kamis (3/7/2025), PLN Batam mengadakan diskusi publik di empat titik layanan pelanggan—Lubukbaja, Sagulung, Sungaibeduk, dan Sekupang—dengan menghadirkan jajaran manajemen langsung.

Di forum ini, masyarakat mendapatkan penjelasan menyeluruh tentang:

  1. Dasar hukum dan alasan penyesuaian tarif,
  2. Perhitungan dan variabel yang mempengaruhi, seperti kurs, harga energi primer, dan inflasi,
  3. Dampak terbatas hanya kepada 7,49% dari total pelanggan.

Klarifikasi Tagihan dan Edukasi Pelanggan

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi, menegaskan, penyesuaian ini tidak akan berdampak langsung pada tagihan yang dibayar bulan Juli 2025, karena masih mengacu pada pemakaian bulan Juni 2025.

”Jika ada kenaikan tagihan bulan ini, kemungkinan besar karena konsumsi listrik yang meningkat, bukan karena penyesuaian tarif,” jelas Zulhamdi.

Ia juga mengajak masyarakat melakukan simulasi tarif mandiri, dan memanfaatkan layanan Contact Center 0778-5702-123, serta posko pengaduan di empat kantor UP3 PLN Batam.

Harapan Masyarakat: Layanan Harus Lebih Baik

Diskusi publik ini juga menjadi wadah aspirasi masyarakat. Alfiza, warga Kecamatan Sagulung, menilai bahwa kenaikan tarif sebesar 1,43% wajar jika diiringi peningkatan pelayanan.

”Saya berharap PLN Batam lebih sigap saat terjadi gangguan, dan listrik harus menjangkau seluruh pelosok,” ujarnya.

Senada, Yola Destria dari Sekupang, pelanggan rumah tangga dengan daya 3.500 VA, menyatakan kesiapannya berhemat, namun tetap menuntut peningkatan kualitas layanan.

”Jangan ada lagi pemadaman tanpa penjelasan. Kami siap bayar lebih, asal listrik lancar dan pelayanan lebih responsif,” ungkapnya.

PLN Batam Ajak Pelanggan Aktif Cari Informasi

Acara ditutup dengan ajakan dari PLN Batam, agar pelanggan tidak hanya menerima informasi dari pihak ketiga, tapi juga aktif mencari informasi melalui kanal resmi.

Dengan begitu, pemahaman akan kebijakan tarif dapat membantu terciptanya sistem kelistrikan yang transparan, adil, dan berkelanjutan untuk seluruh masyarakat Batam. (asa)

BERITA TERKAIT:

PLN Batam Ajak Pelanggan Bersinergi Jaga Listrik Tetap Nyala dan Terjangkau

PLN Batam Pastikan Listrik Aman, Tarif Naik Bertahap untuk Pelanggan Mampu

PLN Batam Perkuat Industri dengan Layanan Listrik Tanpa Kedip, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

BP Apresiasi PLN Batam Inisiasi Workshop Pemberdayaan UMKM