JAKARTA (Kepri.co.id – Xinhua) – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum lama ini menggandeng puluhan perusahaan di bidang otomotif, termasuk di antaranya beberapa produsen mobil listrik asal China, untuk membangun lebih banyak lagi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jakarta.
Baca Juga: BYD Serah Terima 1.000 Mobil Listrik untuk Pembeli di Indonesia
Beberapa produsen mobil listrik asal China yang terlibat di antaranya SAIC Motor Indonesia (MG), AION Indonesia, dan Neta. Kerja sama ini, juga menggandeng 25 perusahaan lainnya, baik produsen kendaraan listrik roda empat maupun roda dua di Indonesia, serta sejumlah asosiasi.
Kemitraan ini dijalin mendukung target penambahan 3.000 unit SPKLU, dan 250 unit stasiun penukaran baterai tahun 2024. Kerja sama ini, diharapkan dapat makin memperkuat ekosistem kendaraan listrik dalam negeri.
Baca Juga: Mobil Listrik China Merek NETA, Diproduksi Secara Lokal di Bekasi
“Hadirnya AION Y Plus serta penandatanganan MoU ini, merupakan wujud nyata keseriusan AION Indonesia menyukseskan agenda nol emisi karbon tahun 2060, yang dicanangkan pemerintah Indonesia,” kata CEO AION Indonesia, Andry Ciu dalam keterangannya.
Produsen mobil asal China lainnya, Wuling, telah lebih dahulu bekerja sama dengan PLN, untuk pembangunan stasiun pengisian daya. BYD, yang baru masuk ke pasar Indonesia sekitar enam bulan lalu, juga telah menjalin kemitraan dengan PLN, untuk penyediaan home charging bagi para konsumennya. (asa/ xinhua-news.com)







