Jaga Kelestarian Lingkungan, BP Gesa Realisasi Proyek Jaringan IPAL

BP Batam melalui Badan Usaha Fasling, melakukan sosialisasi terkait pengerjaan House Connection Jaringan IPAL di Kawasan Batam Centre, Selasa (3/7/2024). (F. rud/ bp batam)

BATAM (Kepri.co.id) – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggesa pengerjaan sambungan pipa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) ke 11.000 rumah di Kecamatan Batam Kota.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan, progres keseluruhan pekerjaan saat ini telah mencapai 90,15 persen meliputi bangunan gedung IPAL, lima stasiun pompa, 114 Kilometer (Km) sambungan pipa utama dan sekunder, serta pipa sambungan rumah.

Baca Juga: Proyek IPAL Masuki Tahap Sambungan ke-11.000 Rumah Warga

“Sesuai laporan tim, sambungan rumah (house connection) progresnya sudah mencapai 57,57 persen. Oleh sebab itu, kami membutuhkan dukungan dan masukan masyarakat, agar pengerjaan ini bisa maksimal,” ujar Tuty, panggilan akrabnya, Selasa (2/7/2024).

Tuty mengatakan, jaringan IPAL ini merupakan proyek yang bertujuan untuk mengolah limbah domestik menjadi air bersih dan pupuk organik dalam rangka mendukung penghijauan dan kelestarian lingkungan Kota Batam.

Di samping itu, lanjut Tuty, proyek ini menjadi langkah strategis mengamankan waduk dari limbah domestik, penataan sanitasi dan penyehatan lingkungan, serta meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Batam.

“Selain infrastruktur yang bagus, BP Batam berkomitmen mengedepankan pembangunan Batam yang asri dan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan iklim investasi,” tambah Tuty.

Baca Juga: Proyek IPAL Ditargetkan Siap 2004, Dibangun Jaga Lingkungan Kota Batam

Ia berharap, proyek ini dapat rampung sesuai target. Sehingga, masyarakat Batam bisa merasakan manfaat pengerjaannya.

“Proyek ini merupakan program berkelanjutan, bertujuan menjaga kondisi lingkungan. Selain modern, Batam juga dapat berkembang menjadi kota yang asri dan nyaman,” pungkasnya. (hen)